Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Jenazah Warga Terpapar Covid-19 Tergeleak di Depan Rumah, Tetangga Tak Berani Mendekat

Para tetangga tak berani mendekat lantaran pria malang tersebut diketahui terpapar Covid-19.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sesosok warga Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, meninggal dunia.

Jenazahnya tergeletak di depan rumahnya.

Para tetangga tak berani mendekat lantaran pria malang tersebut diketahui terpapar Covid-19.

Baca juga: Mobil Dinas Walikota Solo Gibran Ketinggalan di Makam Pasar Kliwon, Sengaja?

Baca juga: Musarofah Terperanjat Ular Koros Mendadak Muncul di Setang Motornya: Saya Kira Cicak

Baca juga: 700 Batu Akik Senilai Rp 11 Miliar Milik SR Hilang Dicuri, Tak Disangka Ini Sosok Pencurinya

Baca juga: Ivermectin Obat Covid-19 Sudah Dapat Izin Edar BPOM, Harganya Rp 5.000 Per Butir

Video mengenai jenazah itu viral di media sosial.

Kapolsek Tanjung Priok Kompol Ghulam Nabhi menjelaskan, awalnya polisi menerima laporan dari warga terkait keberadaan jenazah di depan rumahnya sendiri.

Menurut Ghulam, sebelum meninggal pria tersebut memang dinyatakan terpapar Covid-19.

"Kita dapat informasi dari RW langsung ada korban diduga Covid-19, awalnya seperti itu," kata Ghulam saat dikonfirmasi, Selasa (22/6/2021).

"Datanya bukan di Sunter Agung. Jadi dari tanggal 12 (Juni) sudah Covid tapi tidak melaporkan," papar Ghulam.

Pria lanjut usia tersebut meninggal dengan kondisi rumah sepi.

Anak pria tersebut diketahui positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri di hotel dekat rumahnya.

"Jadi tidak ada siapa-siapa di rumahnya dan yang bersangkutan tidak melapor," ucap dia.

"Jadi kita dari puskesmas, dari kelurahan kesulitan untuk mengetahui," Ghulam menjelaskan.

Pengurus RT langsung menghubungi pihak puskesmas, kepolisian, serta kelurahan dalam rangka evakuasi jenazah tersebut.

Setelah lebih 12 jam, jenazah akhirnya dibawa menggunakan ambulans untuk dikubur di TPU Rorotan setelah menjalani proses pemulasaran.

Dijelaskan Ghulam, proses evakuasi memakan waktu lama karena adanya antrean mobil ambulans.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved