Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Disperkim Semarang Siapkan 20 Galian Makam Pasien Corona di TPU Jatisari Tiap Hari

Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang menyediakan 20 liang lahad per hari di pemakaman Covid-19 TPU Jatisari.

Tribun Jateng/Iwan Arifianto.
Mbah Juri (73) saat membersihkan galian liang lahat untuk jenazah Covid-19 di TPU Jatisari Mijen Semarang, Sabtu (17/10/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang menyediakan 20 liang lahad per hari di pemakaman Covid-19 TPU Jatisari.

Kasi Penyelenggaraan Pemakaman Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Djunaidi menyampaikan, pasien Covid-19 yang meninggal dunia dan dimakamkan di TPU Jatisari memang sedikit mengalami kenaikan. Rata-rata ada lima jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan di TPU Jatisari. Bahkan, petugas pemakaman sempat memakamkan 12 jenazah dalam sehari.

"Senin kemarin ada 6 jenazah, Selasa ada 10 jenazah. Bahkan, kemarin sempat memakamkan 12 jenazah pasien Covid-19 dalam sehari," ungkap Djunaidi, Kamis (24/6/2021).

Dalam menyiapkan lubang, pihaknya mengerahkan alat berat dari DPU mengingat kondisi tanah di TPU Jatisari keras dan berbatu. Setelah digali dengan alat berat, petugas gali lubang tinggal merapikan saja.

Hingga saat ini, tidak ada penambahan petugas gali lubang di TPU Jatisari. Disperkim memiliki 30 petugas yang tersebar di 13 lokasi TPU. Pihaknya memaksimalkan petugas yang ada dengan menggilir setiap hari untuk merapikan lubang di TPU. Sedangkan tenaga yang membantu memakamkan jenazah ada tiga orang. Mereka siap siaga selama 24 jam.

"Ada rencana susun jadwal piket, tapi belum kami laksanakan. Kalau ada peningkatan terus, rencananya kami terapjan piket. Nanti dijatah berapa orang, tapi tenaga inti tetap ada karena tugasnya memang disana," jelas Djunaidi.

Pihaknya fokus pelayanan pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Jatisari sesuai kebijakan pemerintah kota. Namun, apabila ahli waris ingin memakamkan jenazah Covid-19 di TPU lain pun tetap diperbolahkan.

"Kalau mau di TPU lain monggo, tapi kena biaya gali lubang karena yang menggali bukan dari kami. Biasanya dari masyarakat sekitar. Khusus pemakaman Covid-19 yang dibebaskan biaya di Jatisari," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertanaman dan Pemakaman Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati mengimbau masyarakat tetap tertib menjalankan protokol kesehatan. Dengan demikian, diharapkan dapat menekan angka kematian.

"Tiap hari kami siapkan 15-20 lubang, tapi hampir habis terus. Tiap hari yang meninggal tidak bisa dibendung," ucapnya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved