Cerita Fabel

Fabel Kisah Itik Buruk Rupa yang Terlahir Berbeda

Namun betapa terkejutnya sang ibu saat melihat bayi bebeknya memiliki bulu hitam, jelek dan berukuran besar alias bongsor. Bayi bebek lainnya pun berk

Penulis: Jen | Editor: abduh imanulhaq
Amazon.com/ The Ugly Duckling
Fabel Kisah Itik Buruk Rupa yang Terlahir Berbeda 

Kakak-kakaknya pun mulai sayang dengan itik buruk rupa dan mencoba menghiburnya. 

Musim hujan mulai turun, itik buruk rupa kerap menangis diam-diam.

Hingga suatu hari, ia memutuskan untuk kabur ke daerah rawa-rawa. Air di rawa-rawa di desa sebelah  berwarna gelap sehingga dia tidak bisa bercermin.

Dengan begitu, hati itik buruk rupa akan merasa tenang.

Dalam perjalanan menuju rawa-rawa, ia juga bertemu bebek-bebek lain. Mereka mematuki itik buruk rupa yang berkeliaran sendiri tanpa ibunya.

Bebek kecil itu pun berlari kencang menerjang hujan. Ia mencari tempat bersembunyi di sebuah rawa yang gelap.

Musim hujan menjadi musim yang berat bagi itik buruk rupa. Di usianya yang masih kecil ia harus mencari makan sendiri.

Sementara itu ibu bebek juga menangis mencari anak bungsunya yang hilang.

Tapi itik buruk rupa mulai nyaman tinggal di rawa-rawa. 

Hingga suatu hari, matahari muncul dengan cerah.

Hari mulai hangat, musim telah berganti.

Air rawa pun berubah menjadi hangat. Itik buruk rupa itu berenang.

Dari langit timur, tetiba dia mendengar kawanan burung bernyanyi.

Kawanan burung itu terbang di atas rawa tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved