Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Opini

OPINI M Issamsudin : Hidup Bahagia Tanpa Narkoba

HARI Anti Narkotika Internasional (HANI), yang diperingati setiap tanggal 26 Juni, peringatannya bukanlah tanpa makna.

bram
M Issamsudin 

Oleh M. Issamsudin

ASN Pemkota Semarang

HARI Anti Narkotika Internasional (HANI), yang diperingati setiap tanggal 26 Juni, peringatannya bukanlah tanpa makna. Ada maksud dan tujuan untuk kebaikan yang harus didukung bersama.

Setidaknya HANI harus dijadikan sebagai moment tepat untuk mengingatkan semua pihak tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) lainnya.

Bahaya narkoba bukan sekedar karena dapat merusak jiwa raga, menimbulkan ketergantungan dan mematikan, tetapi juga merusak kelangsungan hidup anak bangsa. Itu sebabnya penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelapnya sangat dilarang dan ada ancaman pidana bagi yang melakukannya.

Sangat disayangkan kalau tetap saja ada yang menyalahgunakan narkoba. Bahkan banyak pula yang malah memanfaatkannya untuk mendapatkan uang.

Mereka yang menyalahgunakan dan mengedarkan secara gelap, sebenarnya juga sudah tahu tentang semua itu, namun mereka nekat dan itu sebabnya berbagai moment, seperti moment HANI harus dijadikan sarana untuk mengingatkan. Tidak hanya untuk mereka, tetapi juga siapa pun saja. Terlebih para generasi muda penerus kehidupan bangsa dan negara Indonesia tercinta.

HANI juga harus dijadikan sebagai sarana untuk terus ditingkatmantapkannya segala macam bentuk upaya

memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Terlebih pemberantasan melalui jalur hukum. Keharusan ini sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yang telah tegas mengatur tentang larangan penyalahgunaan narkoba dan ada pidana bagi yang melanggarnya.

Larangan itu harus disosialisasikan dan ditegakkan dengan sebaik mungkin saat penyalahgunaan narkoba sangat merugikan dan membuat hancurnya hidup serta kehidupan anak bangsa. Kelangsungan hidup bangsa dan negara pun juga terancam saat penyalahgunaan dan peredaran narkoba sekarang makin masif serta menjadi ancaman serius yang berkelanjutan. Semua itu penting saat narkoba telah menjebak anak bangsa.

Sudah bukan rahasia lagi, sekali mencoba, besar kemungkinan akan ketagihan dan berbagai cara pun akan dilakukan demi mendapatkan narkoba. Bahaya bila ancaman narkoba juga menyasar kepada generasi muda. Terlebih di era new normal sekarang ini, saat banyak yang dihadapkan pada rumitnya masalah dan lari ke penyalahgunaan narkoba.

Itu sebabnya, HANI kali ini harus dijadikan sebagai sarana pula untuk mengajak semuanya saja untuk berani melawan berbagai macam godaan hidup yang tidak disukai Tuhan. Termasuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Semua harus diingatkan untuk dapat hidup lebih baik, hidup yang benar-benar hidup, dan hidup dengan - Kemampuan menyadari dan mengajak diri sendiri maupun yang lain untuk menyadari tentang adanya ancaman bahaya narkoba, - Mewujudkan hidup dan kehidupan yang sehat melalui pola hidup bersih, sehat, produktif dan tanpa narkoba bila ingin bahagia.

Spirit Positif

Itu sebabnya, peringatan HANI kali ini harus dapat menjadi spirit positif bersama untuk hidup di era baru dengan bersikap tepat dan tegas terhadap adanya ancaman penyalahgunaan narkoba. Perlu dukungan komitmen bersama untuk tetap mendukung program dan kegiatan dalam rangka pemberantasan segala macam bentuk tindak penyalahgunaan narkoba.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved