Breaking News:

Berita Sragen

Monitor Excavator Pekerjaan Proyek Jembatan Ganefo, Tangen Sragen Raib Digondol Maling

Sebuah Monitor dan PCC Excavator Komatsu PC 200-8 di pinggir jalan Raya Paldaplang - Tangen raib di gondol maling, Senin (28/6/2021).

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: moh anhar
Dokuentasi Polres Sragen
Tim Polsek Ngrampal, Kabupaten Sragen ketika melakukan olah TKP kasus pencurian motir excavator di pinggir Jalan Raya Paldaplang - Tangen. 

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Sebuah Monitor dan PCC Excavator Komatsu PC 200-8 di pinggir jalan Raya Paldaplang - Tangen raib di gondol maling, Senin (28/6/2021) kemarin diketahui sekira pukul 08.30 WIB.

Alat besar excavator itu sedang mengerjakan proyek Jembatan Ganefo di Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Setelah selesai bekerja, oleh operator excavator diparkir di pinggir jalan raya tepatnya di Dukuh Ngrejeng RT 08, Klandungan, Ngrampal, Sragen.

Hilangnya monitor dan PCC excavator yang terparkir dalam keadaan terkunci itu diketahui operator excavator ketika hendak bekerja Senin pagi.

Baca juga: Sudah Masuk Musim Kemarau tapi Curah Hujan Masih Tinggi, Ada Fenomena Apa? Ini Penjelasan BMKG

Baca juga: Salurkan Bantuan TJSL, PLN Dorong Pengembangan Desa Wisata Kebumen

Baca juga: Nonton TV Online Ini Link Live Streaming Swedia Vs Ukraina Euro 2021 di Mola TV dan RCTI

Baca juga: Not Angka Bengawan Solo Gesang

Sementara itu, excavator tersebut terakhir digunakan pada Sabtu (26/6/2021) sekira pukul 16.00 WIB. Oleh pekerja excavator tersebut ditinggal dalam keadaan terkunci.

Hingga pada Senin pagi, operator excavator hendak memanasi mesin untuk bekerja. Operator tersebut melihat dari depan cabin excafator tempat duduk operator dalam keadaan kotor.

"Dan melihat ke bagian dalam dari luar bahwa monitor excavator juga tidak ada dan pintu excavator dalam keadaan tidak terkunci," kata Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Suwarso, Selasa (29/6/2021).

Melihat adanya kejadian tersebut, operator mesin akhirnya menghubungi pegawai yang menempati mes proyek yang tidak jauh dari lokasi.

Pegawai tersebut sempat menghubungi pekerja yang bertugas menjaga pada malam hari, namun tidak mengetahui kejadian tersebut.

Akhirnya mereka melaporkan kejadian  tersebut ke Polsek Ngrampal agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Atas kejadian tersebut pemilik excavator, Suwarto (60), warga Tambak Haji, Kabupaten Semarang mengalami kerugian sekitar Rp 100 juta.

Baca juga: 4.233 Calon Mahasiswa Ikuti Ujian Masuk Jalur Terakhir Masuk UIN Walisongo

Baca juga: Video Innova Hilang Kendali Tabrak Pembatas akibat Aquaplaning di Tol Pekalongan

Baca juga: Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Ayah Bupati Demak yang Juga Ketua KONI Demak Meninggal Dunia

AKP Suwarso melanjutkan modus operandi yang dilakukan pelaku ialah mengambil monitor dan PCC Excafator pada malam hari.

Hingga berita ini dibuat, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Pelaku akan dijerat Pasal
Pencurian Malam hari Pasal 363  KUHPidana. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved