Breaking News:

Uang Digital

Fintech P2P Lending Makin Gencar Salurkan Pendanaan bagi UMKM, Ini Tujuannya

Perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending kian gencar menyalurkan pendanaan bagi pelaku UMKM

Editor: Catur waskito Edy
Kontan/Muradi
ILUSTRASI : Seorang wanita asal Solo viral gara-gara iklan palsu yang menjanjikan rela digilir demi lunasi utang di Fintech. 

"Tahun ini diharapkan menjadi tahun yang berpotensi bagi kebangkitan ekonomi di Indonesia serta perkembangan bisnis Modalku. Kami melihat tren pinjaman Modalku masih akan didominasi sektor perdagangan ritel serta penjual online," ucapnya.

Reynold menyatakan, Modalku juga tengah mempersiapkan beberapa layanan baru yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing target konsumen.

Adapun, Koinworks juga tercatat telah menyalurkan pembiayaan hampir Rp 1 triliun di kuartal II/2021.

"Sejauh ini sudah ada lebih dari 250 ribu pengguna bisnis di aplikasi KoinWorks. Sesuai dengan aturan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Koinworks juga paling kecil memberikan pendanaan sebesar Rp 5 juta sampai Rp 2 miliar," papar Jonathan Bryan, Chief Marketing Officer KoinWorks.
Lebih tinggi

Menurut dia, Koinworks paling banyak menyalurkan pinjaman ke wilayah Jakarta, Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Indonesia Timur. Ia pun meyakini kinerja perseroan akan meningkat lebih tinggi lagi di semester II.

"Apalagi dengan semakin banyak startup, bisnis dan solusi yang ditujukan untuk UMKM, hal ini pastinya meningkatkan growth dari UMKM. Kami sebagai fintech akan mendukung growth mereka dengan akses finansial yang terjangkau," ungkapnya.

Platform teknologi finansial berbasis peer-to-peer (fintech P2P) lending PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia juga semakin gencar menyalurkan pinjaman kepada UMKM.

Secara kumulatif tercatat total penyaluran pinjaman usaha Akseleran hingga pertengahan Juni 2021 sudah mencapai lebih dari Rp 2,5 triliun kepada 2.500 lebih peminjam (borrower).

"Khusus untuk tahun ini saja, selama hampir 6 bulan terakhir, total penyaluran pinjaman usaha Akseleran sudah menembus lebih dari Rp 800 miliar, atau tumbuh hingga 106 persen dibandingkan dengan periode sama 2020," kata CEO & Co-Founder Akseleran, Ivan Tambunan

Akseleran menyalurkan pinjaman usaha untuk produk invoice financing dan pra-invoice financing kepada UMKM mulai Rp 200 juta hingga Rp 2 miliar, dan pinjaman yang besarannya Rp 15 juta hingga Rp 200 juta untuk UMKM yang berjualan di platform online atau menjadi mitra retailer dan buyer di platform online rekanan Akseleran.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved