Berita Regional
Diduga Depresi Jalani Isolasi Mandiri, Seorang Kakek Coba Bunuh Diri dengan Celurit
Seorang pria lansia berusia 85 tahun dotemukan melakukan percobaan bunuh diri di rumahnya yang ada di kawasan Jalan Bandengan Utara, Pekojan, Tambora,
Keluarga korban mengatakan bahwa A menghubunginya dan mengaku stres karena dinyatakan terpapar Covid-19 oleh sebuah rumah sakit.
Korban hingga mengancam akan bunuh diri karena depresi tertular Covid-19.
Kemudian kata Faruk, bersama Babinsa, aparat kepolisian mendatangi rumah korban.
Saat dihampiri, ternyata benar saja, korban sudah dalam keadaan terjatuh dari lantai tiga rumahnya.
"Korban mengancam akan melompat dari lantai 3 karena stres terkena Covid-19.
Kemudian saudaranya yang di Bekasi, menghubungi saudaranya yang ada di Jakarta Barat.
Setelah kami cek dengan Babin ditemukan yang bersangkutan tergeletak," ujar Faruk.
Akibat tindakannya, korban alami luka cukup parah dan dilarikan ke RS Siloam Kebon Jeruk.
Saat ini kata Faruk, korban dalam keadaan kritis dan perawatan intensif.
Korban juga jelas Faruk dipastikan positif Covid-19 setelah jalani pemeriksaan uji swab kedua kalinya.
DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.
Bisa menghubungi RSJ Amino Gondohutomo Semarang telp (024) 6722565 atau RSJ Prof Dr Soerojo Magelang telp (0293) 363601.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sedang Isolasi Mandiri Karena Positif Covid-19, Lansia di Tambora Nekat Bunuh Diri Pakai Celurit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-corona10.jpg)