Berita Semarang

Warga Isoman Covid-19 Capai 3.959 Orang, Bupati SemarangHarap Bantuan CSR Perusahaan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang berharap bantuan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha menunjukkan tanda serah terima bantuan dari sejumlah perusahaan di Kabupaten Semarang, Jumat (2/7/2021).  

Penulis: M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang berharap bantuan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam penanganan pandemi virus Corona (Covid-19) di Bumi Serasi. Tidak lain agar meringankan beban warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman). 

Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha mengatakan sampai sekarang tercatat ada sekira 3.959 orang yang sedang menjalani isoman. Mereka, baik berstatus penyintas Covid-19 maupun tidak memiliki gejala. 

"Saat ini jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Semarang mencapai 3.959 kasus. Dari data itu, ada 194 orang dirawat di rumah sakit. Kemudian tidak bergejala 3.765 orang dan yang saat ini isolasi khusus  sekita 440 orang. Sehingga, yang melaksanakan isoman masih banyak, ada sekitar 3.325 orang,” terangnya kepada Tribunjateng.com disela-sela acara Penyerahan Bantuan CSR Perusahaan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Semarang, Jumat (2/7/2021).

Menurutnya, warga yang menghuni tempat isolasi terpusat kebutuhan harian mulai makan, vitamin dan lainnya ditanggung Pemkab Semarang. Tetapi, warga isoman kebutuhan hariannya dibantu dengan dana desa/dana kelurahan dengan jumlah terbatas.

Ia menambahkan, Pemkab Semarang terus berupaya secara maksimal bersama-sama bergotong royong untuk menekan penyebaran Covid-19, termasuk dampaknya bagi masyarakat.

"Karenanya, adanya pemanfaatan dana CSR untuk penanganan pandemi Covid-19 ini kami sangat berterimakasih. Tahap awal ini bantuan bagi pemenuhan kebutuhan warga isoman dari satu BUMD, Bank Jateng Cabang Ungaran, PT Sido Muncul, PT Grasia dan PT Coca Cola Amatil Indonesia. Adapun jenis bantuan yang diberikan berupa vitamin, hand sanitizer, masker, beras, air mineral dalam kemasan serta jenis bantuan lain yang dibutuhkan para warga isoman," katanya

Dia berharap, pengusaha dan pemlik perusahaan yang ada di daerahnya termasuk BUMD untuk bergotong royong membantu mengatasi dampak pandemi Covid-19, terutama kepada warga melakukan isoman.

Terlebih lagi di Kabupaten Semarang saat ini ada ratusan perusahaan berskala besar yang memiliki fasilitas produksi (pabrik) di wilayah Kabupaten Semarang. Belum lagi ratusan perusahaan menengah lainnya.

"Kami juga berharap perusahaan lain untuk membantu Pemkab Semarang dalam penanganan warga isoman melalui dana CSR ke satu pintu di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang," ujarnya 

Kepala BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto mengungkalkan, untuk bantuan yang diterima Pemkab Semarang hari ini berupa berbagai kebutuhan bagi warga isoman.

Rinciannya, dari bank Jateng Cabang Ungaran berupa 50 dus masker (isi 50 lembar), empat jeriken (@ 5 liter) hand sanitizer, vitamin 5 karton dan susu murni dalam kemasan sebanyak 5 karton. Dari PT Sido Muncul berupa produk herbal sebanyak 25 karton, vitamin sebanyak 5 karton dan 20 botol (@1 liter) hand sanitizer. 

“Sementara dari PT Grasia berupa vitamin sebanyak 2.000 strip (@4 kaplet). Kemudian dari PT Coca Cola Amatil Indonesia berupa beras sebanyak 65 sak (315 kilogram)," jelasnya. (ris) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved