Breaking News:

Berita Tegal

PMI Kabupaten Tegal Belum Bisa Mengolah Donor Plasma Darah Konvalesen, Ini Cara Mendapatkannya

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal belum bisa mengolah secara mandiri donor Plasma Konvalesen karena keterbatasan peralatan.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/DESTA LEILA
Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, saat ditemui Tribunjateng.com di ruang kerjanya, Senin (5/7/2021).  

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal belum bisa mengolah secara mandiri donor Plasma Konvalesen karena keterbatasan peralatan.

Meski demikian, PMI tetap mengusahakan membantu jika ada warga yang membutuhkan.

Adapun yang dimaksud Plasma Konvalesen adalah plasma darah yang diambil dari pasien Covid-19 yang telah sembuh, dan kemudian diproses agar dapat diberikan kepada pasien yang sedang dalam masa pemulihan setelah terinveksi.

Dengan kata lain, donor darah Plasma Konvalesen adalah donor darah dari penyintas Covid-19 untuk membantu pasien lain yang belum sembuh dari Corona.

"Sampai saat ini PMI Kabupaten Tegal belum bisa melakukan pengambilan Plasma Konvalesen karena syaratnya minimal sudah ada akreditasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

Selain itu alat untuk pengambilannya kami juga belum punya.

Sehingga kami bekerja sama dengan  jaringan kami di Unit Transfusi Darah (UTD)  Semarang, Banyumas Cirebon, dan Cilacap untuk penyediaan donor Plasma Konvalesen," ungkap Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, pada Tribunjateng.com, Senin (5/7/2021).

Prosesnya lanjut Iman, pihak PMI mengambil sampel pendonor atau penyintas (mantan pasien Covid-19) kemudian dikirim ke salah satu UTD.

Setelah hasilnya memenuhi syarat atau kriteria baru dibawa lagi ke pendonor untuk pengambilan plasma darah nya.

Sedangkan untuk proses analisis sampel plasma darah tidak lama sekitar 1x24 jam. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved