Breaking News:

Berita Banyumas

Sebatas Penutupan Jalan, Bupati Husein Anggap PPKM Darurat di Banyumas Belum Maksimal

PPKM Darurat di Banyumas dianggap kurang maksimal. Kafe dan restoran masih buka sepetti biasa, termasuk makan di tempat.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat berada di Pendopo Si Panji Purwokerto, Senin (5/7/2021). 

Penulis: Permata Putra Sejati 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Banyumas dianggap kurang maksimal. 

Hal itu disampaikan oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein yang menilai penerapan PPKM darurat selama dua hari ini hanya sebatas penutupan jalan dan barikade. 

Dia menyayangkan masih banyak kafe dan restoran di perkotaan Purwokerto yang masih melayani makan di tempat. 

Menurutnya, 80 persen pemilik toko masih banyak yang belum mematuhi peraturan. 

Baca juga: AC Milan Lagi-Lagi Buru Penyerang Tua-Tua Keladi, Kali Ini Incar Bomber Ajax Amsterdam

Baca juga: Meski Tak Diperkuat Eriksen, Denmark Akan Meyulitkan Inggris di Semifinal Euro 2020

Baca juga: Nasib Pak Lurah yang Gelar Hajatan Saat PPKM Darurat, Padahal Sudah Diperingatkan Sebelumnya

"Kesimpulannya belum maksimal dan rapat kali ini dalam waktu tiga hari ini harus perubahan ada manfaatnya dengan adanya PPKM darurat," katanya kepada Tribunjateng.com, Senin (5/7/2021). 

Terkait pelaksanaan ibadah, sejumlah masjid di kota sudah sangat memahami dan tutup sebagaimana mestinya. 

Akan tetapi, Husein memang menyayangkan jika masih banyak ditemukan masjid-masjid di desa yang buka. 

"Karena mungkin menganggap yang meninggal belum ada kali yah," ujarnya. 

Bupati menerangkan masyarakat harus betul paham terkait protokol Covid-19.

Termasuk jika saat ada yang isolasi mandiri kemudian meninggal harus tetap dimakamkan dengan protokol Covid-19. 

Baca juga: Tangan Remaja Ini Nyaris Putus Ditebas Ayah Pacarnya, Dikira Perampok saat Berduaan di Kamar

Baca juga: Masih Beroperasi, 14 Panti Pijat di Klaten Ditutup Satgas Covid-19

Terkait dengan update Bed Occupancy Rate (BOR) di Banyumas sudah mencapai 94 persen. 

"Jika dikurangi dari warga luar Banyumas sebenarnya turun bisa 60 persen," ungkapnya. 

Total bed yang tersedia di Banyumas saat ini mencapai 1.010 dan rencananya akan tambah lagi 30 bed RS Darurat di UMP. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved