Berita Banyumas
Ini Dia Bocoran Kandidat Ketua DPC PKB Banyumas
Tinggal menghitung hari, Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Tinggal menghitung hari, Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banyumas akan segera dilaksanakan, pada Sabtu 18 April 2026.
Momentum 5 tahun sekali itu, akan menentukan arah program kerja dan siapa pemimpin DPC PKB Banyumas.
Bocoran agenda Muscab dan nama-nama kader potensial itu dibeberkan oleh Ketua DPC PKB Banyumas, Imam Ahfas dalam podcast yang tayang di Youtube Tribun Banyumas, Rabu (15/4/2026).
Mekanisme Pemilihan Ketua
Imam Ahfas menjelaskan, ada beberapa langkah pemilihan ketua DPC dalam PKB.
Pertama dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB, akan melakukan pemetaan kader-kader potensi yang layak menjadi ketua DPC.
Ranah pemetaan ini ada di DPW PKB Jateng.
Baca juga: Ratusan Warga Brebes Mengamuk, Warung Aceh Jual Tramadol dan Heximer Dihancurkan
"Setelah DPW melakukan pemetaan, kemudian meminta persetujuan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Nah, setelah ada persetujuan baru diselenggarakan Muscab," katanya yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Banyumas.
Imam Ahfas mengatakan, ada beberapa agenda di dalam Muscab.
Mulai dari pembahasan tata tertib, laporan pertanggungjawaban pengurus lama, pembahasan program kerja, dan terakhir merekomendasikan calon ketua.
Dalam agenda terakhir itu, hasil pemetaan yang dilakukan oleh DPW akan disampaikan dalam Muscab.
"Hasil pemetaan disampaikan ke Muscab, kemudian peserta dipersilahkan untuk memberi masukan, kritik, dan evaluasi," ungkapnya.
Imam Ahfas menjelaskan, minimal ada tiga nama calon yang disampaikan di dalam Muscab.
Dalam Muscab juga dipersilahkan mengusulkan calon yang tidak masuk dalam pemetaan DPW.
Semua calon memiliki potensi dan peluang yang sama.
| Isrodin Pendiri Sekolah Hutan Banyumas Masuk Kandidat Penerima Kalpataru Jateng |
|
|---|
| Banyumas-Selangor Jajaki Investasi Olahan Limbah Bernilai Ekonomi |
|
|---|
| Selangor Kepincut Model Banyumas, Pengelolaan Sampah Berbasis Warga Jadi Sorotan Internasional |
|
|---|
| Berikut Sejumlah Proyek Jumbo Banyumas yang Ditawarkan ke Rusia, Kejar Target Ekspor Rp1,6 Triliun |
|
|---|
| Huruf O Landmark Alun-alun Purwokerto Hilang, Begini Penjelasan DLH |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260416_Imam-Ahfas.jpg)