Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Apa Itu Aphelion? Fenomena Langit Hari Ini 6 Juli 2021

Aphelion adalah fenomena langit ketika Bumi berada pada titik terjauh dari Matahari.

Penulis: non | Editor: abduh imanulhaq
nasa
Apa Itu Aphelion? Fenomena Langit Hari Ini 6 Juli 2021 

TRIBUNJATENG.COM - Apa itu aphelion? Fenomena langit yang terjadi hari ini 6 Juli 2021.

Pada Juli 2021 ini ada beberapa fenomena langit yang menarik.

Di antaranya adalah Aphelion yang terjadi hari ini, Selasa (6/7/2021).

Apa itu Aphelion?

Aphelion adalah fenomena langit ketika Bumi berada pada titik terjauh dari Matahari.

Aphelion disebabkan karena orbit Bumi yang tidak lingkaran sempurna melainkan elips,

dengan kelonjongan 1/60 yang mana Matahari berada di salah satu dari kedua titik fokus elips tersebut.

Sehingga, setiap tahunnya Bumi akan berada pada titik terdekat Bumi yang jatuh pada awal Januari

dan titik terjauh Bumi yang jatuh pada awal Juli, tepatnya hari ini Selasa 6 Juli 2021.

Aphelion di tahun ini terjadi pada Selasa, 6 Juli 2021 tadi pagi pukul 05.27 WIB atau 06.27 WITA atau 07.27 WIT.

Sayangnya Aphelion tidak bisa dilihat secara langsung, karena bukan fenomena kenampakan obyek langit.

Dialnsir oleh Kompas.com, Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) menyebutkan,

Aphelion tahun ini terjadi pada jarak 152.100.527 kilometer.

Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa Lapan, Emanuel Sungging mengatakan,

Aphelion tidak berdampak langsung pada kehidupan manusia di Bumi.

Pasalnya Aphelion adalah fenomena antariksa yang biasa terjadi setiap tahun.

"Itu hanya fenomena tahunan biasa. Artinya, sudah setengah tahun perjalanan Bumi mengitari Matahari," kata Sungging, Minggu (4/7/2021).

Mengenai dampak Aphelion yang dikaitkan dengan suhu dingin belakangan ini, Sungging menjelaskan jika hal itu bukan karena fenomena Aphelion.

Menurut Sungging, suhu dingin itu lebih disebabkan oleh dinamika atmosfer yang terjadi. "Kalau suhu lebih karena dinamika atmosfer," katanya lagi.

Selain Aphelion pada Juli 2021 juga terdapat fenomena langit lainnya.

Berikut beberapa fenomena langit yang terjadi pada bulan ini.

1. Konjungsi Bulan- Merkurius (8 Juli 2021)

Fenomena langit ini adalah konjungsi atau kesejajaran yang terjadi antara Bulan dan Planet Merkurius.

Puncak konjungsi Bulan-Merkurius ini terjadi pada pukul 11.38 WIB, tangga 8 Juli 2021 dengan elongasi 3,7 derajat.

Sehingga, fenomena ini langit dapat disakiskan dari arah Timur-Timur Laut dekat konstelasi Taurus sejak pukul 04.30 WIB selama 60 menit.

2. Konjungsi Tripel Bulan-Mars-Venus (11-13 Juli 2021)

Fenomena konjungsi berikutnya adalah antara Bulan, Planet Mars dan Planet Venus.

Fenomena ini terjadi tiga hari sejak tanggal 11 hingga 13 Juli mendatang.

Fenomena ini dapat disakiskan sejak pukul 18.40 WIB dari arah Barat-Barat Laut selama 60 menit.

Konjungsi atau kesejajaran ini menjadi momen yang baik untuk mengenali penampakan Mars dan Venus di langit.

3. Matahari di Atas Ka'bah kedua kali (15 Juli 2021)

Setelah Matahari berada di atas Ka'bah pada 27 Mei 2021 lalu.

Pada 15 Juli 2021 mendatang adalah kali kedua Matahar kembai berada di atas Ka'bah.

Fenomena langit ini disebut juga Istiwaúl A'zham (Great Culmination).

Istiwaúl A'zham juga dapat digunakan untuk mengecek arah kiblat di Indonesia.

Fenomena ini terjadi pada pukul 16.26 WIB.

4. Konjungsi Tripel Mars-Venus-Regulus (17-31 Juli 2021)

Fenomena tripel konjungsi ini terjadi antara Planet Mars, Planet Venus dan Bintang Regulus.

Fenomena ini dapat disaksikan selama 15 hari sejak tanggal 17 Juli hingga 31 Juli mendatang.

dari arah Barat-Barat laut sejak pukul 18.20 WIB selama 80 menit.

5. Konjungsi Bulan-Antares (20 Juli 2021)

Puncak konjungsi Bulan-Antares terjadi pada 20 Juli 2021, pukul 19.06 WIB.

Namun, sudah dapat disaksikan sejak pukul 18.10 WIB dari arah Timur-Tenggara,

dan berkulminasi di arah Selatan pada pukul 20.30 WIB.

6. Perihelion Merkurius (24 Juli 2021)

Perihelion secara umum adalah konfigurasi ketika planet berada di titik terdekat dengan Matahari.

Perihelion Merkurius pada Juli 2021 ini terjadi 24 Juli 2021 pukul 08.04 WIB dengan jarak 46 juta kilometer dari Matahari.

7. Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid dan Capricornid (28-29 Juli 2021)

Ada dua hujan meteor yang akan mengalami puncaknya di Juli 2021.

Keduanya adalah hujan meteor Delta Aquarid dan Capricornid.

Puncak hujan meteor Delta Aquarid akan terjadi pada 28 Juli 2021 pukul 10.00 WIB.

Namun dapat mulai diamati sejak pukul 19.45 WIB dari arah Timur-Tenggara hingga 29 Juli 2021 pukul 05.30 WIB dari arah Barat-barat Daya.

Intensitas maksimum hujan meteor Delta Aquarid adalah sekitar 14-15 meteor per jam dan kelajuan mencapai 147.600 km/jam.

Sementara itu, puncak hujan meteor Capricornid akan terjadi di hari yang sama.

Tetapi kelajuannya lebih lambat yakni sebesar 86.400 km/jam, dengan intensitas maksimum hujan meteor ini hanya 5 meteor per jam. (tribunjateng/non)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved