Breaking News:

PPKM Darurat

PPKM Darurat, KTP 12 Warga di Karanganyar Ditahan Sementara Lantaran Tepergok Makan di Warung

Kabid Gakda Satpol PP Karanganyar, Joko Purwanto menyampaikan, sebanyak 12 orang itu kedapatan makan di warung yang berada di Jalan Lawu

Penulis: Agus Iswadi | Editor: muslimah
Satpol PP Karanganyar.
Petugas Satpol PP Karanganyar memberikan edukasi kepada warga di Aula Satpol PP Karanganyar karena kedapatan makan di warung selama diterapkannya PPKM darurat. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - KTP milik 12 warga Kabupaten Karanganyar ditahan sementara lantaran kedapatan makan di warung saat diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Selain itu mereka juga diminta membuat surat pernyataan. 

Sesuai aturan dalam Instruksi Bupati Nomor 180/21 Tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat corona virus disease.

Warung makan di wilayah Kabupaten Karanganyar dapat beroperasi hingga pukul 17.00 dengan menerapkan sistem take away atau makan dibungkus.

Kabid Gakda Satpol PP Karanganyar, Joko Purwanto menyampaikan, sebanyak 12 orang itu kedapatan makan di warung yang berada di Jalan Lawu saat jam istirahat.

Sesuai aturan mereka tidak diperbolehkan makan di tempat selama diterapkannya PPKM darurat. 

Selain para pembeli, KTP milik pedagang juga ditahan sementara dan dapat diambil di Kantor Satpol PP.

Dalam melakukan patroli, Satpol PP melibatkan jajaran dari TNI-Polri. 

"Kemarin ada 12 orang. Petugas patroli sekaligus penindakan. 12 orang itu ada yang pegawai pemerintahan dan masyarakat," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com. 

Saat ditanya oleh petugas, 12 orang itu sebenarnya tahu aturan bahwa tidak diperbolehkan makan di tempat sementara waktu selama PPKM darurat. Akan tetapi mereka nekat untuk makan di tempat. 

"Setelah mengambil KTP diedukasi oleh petugas dan diminta membuat surat pernyataan supaya tidak mengulangi. Apabila kedapatan perlakuannya berbeda. Kita sudah ada dokumentasi," ucapnya. 

Dia menjelaskan, aturan tersebut dilakukan untuk memberikan efek jera kepada para pengunjung dan pemilik warung. Dalam melakukan penertiban, petugas tetap mengedepankan upaya preventif. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved