Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penanganan Corona

Ahli Sebut Demam Setelah Divaksin Covid-19 Bisa Jadi Pertanda Baik, Begini Penjelasannya

Bahkan demam setelah divaksin Covid-19 bisa jadi pertanda baik. Sebab hal itu pertanda vaksin Covid-19 yang disuntikan mulai bekerja.

tabloidnova.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Vaksinasi Covid-19 sangat bermanfaat untuk meminimalisir dampak buruk dan menghentikan penyebaran virus corona.

Seperti vaksin lainnya, vaksin Covid-19 memiliki efek samping seperti demam, ngilu, atau meriang setelah penyuntikan.

Munculnya efek samping seperti demam inilah yang seringkali membuat sebagian masyarakat khawatir mengikuti vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Spanyol Gagal Lolos ke Final Euro 2020, Begini Komentar Sergio Ramos, Iker Casillas, dan Capdevila

Sebab mereka takut rasa demam yang muncul justru akan berisiko buruk terhadap kesehatannya.

Menanggapi hal tersebut, Bimo A. Tejo, Ph.D, selaku Peneliti Bioteknologi, Associate Professor Universitas Putra Malaysia menyatakan bahwa justru efek samping demam sementara setelah divaksin adalah hal yang wajar.

Sehingga masyarakat baiknya tidak perlu khawatir.

Bahkan demam setelah divaksin Covid-19 bisa jadi pertanda baik.

Sebab hal itu pertanda vaksin Covid-19 yang disuntikan mulai bekerja.

Lewat unggahan di akun Instagramnya @ba.tejo (1/7/2021), Bimo menjelaskan bahwa vaksin memicu pembentukan antibodi dan mengaktifkan sel T yang memberi tubuh kita perlindungan terhadap infeksi.

Dalam proses pembentukan kekebalan, IFN-I ikut membantu untuk mencapai kekebalan optimal.

IFN-I inilah yang membuat kita merasa tidak nyaman.

IFN-I adalah sinyal yang memerintahkan sistem imun kita untuk bereaksi jika kita kemasukan virus atau vaksin.

Tanda IF-I sedang bekerja adalah munculnya gejala mirip flu (flu-like symptomps) seperti demam, sakit kepala, dan ngilu di seluruh badan.

Gejala-gejala tersebut bisa diatasi dengan obat pereda nyeri atau demam seperti paracetamol.

Jadi efek samping demam, ngilu, pusing dan rasa tak nyaman lainnya itu dikarenakan respon kekebalan tubuh kita terhadap vaksin.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved