Berita Artis
Sempat Untung Rp 852 M, Perusahaan Keluarga Suami Nia Ramadhani Alami Kerugian di Kuartal 1 2020
Perusahaan Bakrie Group milik keluarga Ardi Bakrie, suami Nia Ramadhani, sempat meraih laba bersih senilai Rp 852,9Miliar di tahun 2019.
Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
Sempat Untung Rp 852 M, Perusahaan Keluarga Suami Nia Ramadhani Alami Kerugian di Kuartal 1 2020
TRIBUNJATENG.COM - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) milik keluarga Ardi Bakrie, suami Nia Ramadhani, sempat meraih laba bersih senilai Rp 852,9Miliar di tahun 2019.
Namun sepanjang kuartal I 2020, BNBR membukukan kerugian bersih hingga Rp 279,09 miliar. Padahal. BNBR masih bisa membukukan laba bersih senilai Rp 36,78 miliar pada kuartal pertama tahun 2020.
Dilansir dari kontan.id, Per Maret 2020, jumlah aset BNBR mencapai Rp 16,17 triliun, yang terdiri atas liabilitas senilai Rp 14,14 triliun dan ekuitas senilai Rp 2,02 triliun.
Baca juga: Kakak Nia Ramadhani Satu Geng dengan Ardi Bakrie Saat Muda, Yakin Iparnya Akan Berubah
Baca juga: Ini Respons Nia Ramadhani Saat Sang Anak Kerap Request Makanan Setara Gaji Susternya
Baca juga: Bakrie Group Kini Dipimpin Anindya, Putra Mahkota Keluarga Sekaligus Kakak Ipar Nia Ramadhani
Baca juga: ART Curi Uang Majikan Hampir Rp 500 Juta, Ketahuan dari Rekaman Kamera ATM
Liabilitas adalah hutang yang harus dilunasi berupa uang atau pelayanan yang harus dibayarkan atau dilakukan pada masa datang pada pihak lain.
Ekuitas sendiri adalah nilai jual perusahaan tersebut.
Seperti yang diketahui, pada tahun 2019 perusahaan Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) memperoleh laba bersih Rp 852,96 miliar.
Dalam pers rilisnya yang diunggah dalam laman bakrie-brothers.com, perusahaan Bakrie and Brother meraup laba Rp 800 Miliar lebih di tahun 2019.
PT Bakrie & Brothers Tbk (“Perseroan” atau “BNBR”) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang 2019 lalu.
Setelah di tahun-tahun sebelumnya belum membukukan profit, Perseroan di tahun 2019 berhasil meraih laba bersih di atas Rp 800 miliar, sementara di tahun 2018 lalu Perseroan masih mencatatkan kerugian Rp 1,25 triliun.
Dalam Laporan Keuangan Full-Year 2019, indikator finansial BNBR tahun 2019 memperlihatkan capaian yang lebih baik jika dibanding tahun 2018.
“Dalam hal perolehan laba, Perseroan berhasil mencetak nilai positif yang signifikan di tahun 2019, setelah mencatat rugi Rp 1 triliun lebih pada tahun sebelumnya.
Dari sisi revenue, perolehan yang diperoleh perusahaan pada 2019 terhitung stabil dibanding 2018. Selanjutnya, kami juga berhasil mencatat efisiensi pada COGS, beban operasional dan beban finansial lainnya. Tentu ini menggembirakan,” ujar Direktur Utama BNBR, Anindya Novyan Bakrie di Jakarta, Senin (30/3/2020).
Perusahaan yang sudah berusia 74 tahun tersebut bergerak di banyak bidang.
Termasuk Pertambangan, Migas, Properti, Infrastruktur, Pertambangan, Media, dan Telekomunikasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/biodata-anindya-bakrie-kakak-ipar-nia-ramadhani-sekaligurms-tetua-generasi-3-bakrie.jpg)