Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PPKM Darurat

Akses Masuk ke Kota Semarang Disekat, Macet 5 Km, Sopir dan Pekerja Kebingungan: Tak ada Sosialisasi

Akses masuk ke Kota Semarang dari arah Kendal disekat petugas Satlantas Polrestabes Semarang

Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Akses masuk ke Kota Semarang dari arah Kendal disekat petugas Satlantas Polrestabes Semarang.

Akibatnya ratusan kendaraan mengular hingga menimbulkan kemacetan sekira lebih dari 5 kilometer.

Tak hanya itu, para pekerja pabrik di sejumlah kawasan industri  kebingungan.

Pasalnya mereka tertahan tak bisa masuk.

Baca juga: Pengakuan Sopir Pribadi Nia Ramadhani Soal Temuan Sabu di Mobil Bosnya, 3 Orang Ditetapkan Tersangka

Baca juga: Pengalaman Seorang Wanita Tiap Hari Minum Susu Beruang 3 Kaleng, dr Tirta Beberkan Fakta Ini

Petugas hanya meloloskan kendaraan bagi pengendaranya yang memiliki surat vaksin dan hasil tes negatif Covid-19.

"Saya masuk siang di pabrik PT Mas Sembiri Kawasan Industri Wijaya Kusuma, namun ketahan Karena penyekatan," ujar karyawan pabrik Kholil kepada Tribunjateng.com.

Dia mengaku, sudah membawa dokumen yang ditentukan seperti kartu Vaksin dan hasil rapid tes.

Hanya saja dia disuruh menunggu sebelum penyekatan dibuka.

"Saya disuruh nunggu dulu," katanya.

Dia mengatakan, sebelumnya tak ada sosialisasi dari pihak terkait soal penyekatan sehingga tak ada persiapan.

"Ga ada sosialisasi berangkat kerja jalan udah tutup gini," paparnya.

Sementara itu, sopir truk,Nandar menuturkan, truknya tertahan selama 30 menit di depan Terminal Mangkang.

Kendaraanya baru saja mengirim dari Pekalongan.

Kemudian siang ini hendak kembali ke Kota Semarang.

Ratusan kendaraan tertahan di perbatasan Kendal-Batang atau sisi barat Terminal Mangkang, Kota Semarang, Kamis (8/7/2021).
Ratusan kendaraan tertahan di perbatasan Kendal-Batang atau sisi barat Terminal Mangkang, Kota Semarang, Kamis (8/7/2021). (TribunJateng.com/Iwan Arifianto)

"Dari Pekalongan pantura aman ga ada penyekatan. Sampai Semarang kok ditutup. Sebelumnya saya ga tahu," bebernya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved