Breaking News:

Berita Karanganyar

Apindo Karanganyar Dorong Karyawan Perusahaan Segera Menerima Vaksin

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Karanganyar mendorong agar para karyawan perusahaan di Kabupaten Karanganyar segera menjadi sasaran vaksinasi.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Warga saat mengikuti vaksinasi massal Kodim 0727 Karanganyar di GOR Raden Mas Said Karanganyar, Sabtu (3/7/2021).  

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Karanganyar mendorong agar para karyawan perusahaan di Kabupaten Karanganyar segera menjadi sasaran vaksinasi Covid-19.

Adanya program vaksin gotong royong sempat membuat para pengusaha yang tergabung dalam Apindo antusias untuk mendaftarkan para karyawannya. Akan tetapi mengingat harga dosis vaksin yang terbilang mahal, perusahaan yang telah mendaftarkan karyawan akhirnya memutuskan mengurungkan niatnya. 

Ketua Apindo Edy Dharmawan menyampaikan, belum ada perusahaan di Kabupaten Karanganyar yang mendaftarkan karyawannya dalam program vaksin gotong royong hingga saat ini. 

"Setahu saya, anggota kami tidak ada yang mengikuti vaksin gotong royong. Kita dengan adanya, dulu vaksin gotong royong. Kita kepingin daftar. Saat daftar belum tahu kalau harganya hampir sekitar Rp 1 juta (dua kali penyuntikan). Setelah tahu, yang daftar tidak ditindaklanjuti karena mahal," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (8/7/2021). 

Dia menuturkan, pihak Apindo saat ini menunggu program vaksinasi dari Pemda Karanganyar maupun TNI-Polri. Edy menerangkan, sebelumnya Apindo telah berkirim surat kepada Bupati Karanganyar serta DKK Karanganyar supaya para karyawan segera mendapatkan dosis vaksin.   

"Kemarin kita pernah difasilitasi dari DKK, saat serbuan Polres dan Serbuan TNI juga dapat. Itu kita bagi ke anggota Apindo. Pekerja yang tergabung di anggota Apindo jumlahnya cukup banyak, sekitar 30 ribuan. Kemarin kita dapat dari pemerintah, serbuan TNI-Polri baru sekitar 5 persen (dari jumlah anggota Apindo)," terangnya. 

Edy menjelaskan, mereka yang telah menerima dosis vaksin tersebut merupakan karyawan yang berasal dari Kabupaten Karanganyar

Dia berharap, program vaksinasi kedepannya lebih banyak sehingga jumlah karyawan yang telah menerima vaksin semakin bertambah. Dengan begitu diharapkan sektor industri akan bangkit di tengah pandemi Covid-19.

Sementara itu Dinas Perdagangan Tenaga Kerja dan Koperasi (Disdagnakerkop) UKM Karanganyar telah mengirimkan data warga yang mendaftarkan diri dalam program vaksinasi bagi pelaku UMKM dan ritel ke pemerintah provinsi.

Kepala Disdagnakerkop UKM Karanganyar, Martadi mengatakan, Kabupaten Karanganyar mendapatkan kuota sejumlah 5.000 orang. Akan tetapi meski pendaftaran telah diperpanjang dari tenggat waktu yang ditentukan, kuota tersebut belum terpenuhi. 

Dinas saat ini masih menunggu informasi selanjutnya terkait pelaksanaan vaksinasi bagi pelaku UMKM. 

"Kami kemarin (pekan lalu) sudah mengirimkan data ke provinsi. Ada 500 yang mendaftar. Sampai saat ini belum ada perkembangan lagi," terangnya. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved