Breaking News:

Satimin Kaget Gak Karuan, Mau Cuci Muka, Air Bak Mandi Bercampur Darah: Ada Mayat Wawan!

Satimin (56) warga Desa Conto Kecamatan Bulukerto Kabupaten Wonogiri panik setelah melihat air bak kamar mandi berwarna merah.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Humas Polres Wonogiri
Anggota Polsek Bulukerto mendatangi lokasi penemuan orang meninggal dunia.  

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Satimin (56) warga Desa Conto Kecamatan Bulukerto Kabupaten Wonogiri panik setelah melihat air bak kamar mandi berwarna merah.

Setelah dilihat, ada orang tenggelam di dalam bak. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Humas Polres Wonogiri, kejadian itu terjadi pada Rabu (7/7/2021) pukul 17.00. Diketahui, orang yang berada di bak tersebut ialah Wawan (39) warga Jember Jawa Timur. 

Paur Subag Humas Polres Wonogiri, Aipda Iwan Sumarsono menyampaikan, semula usai memberi pakan ternak, Satimin bermaksud mencuci tangan ke dalam kamar mandi milik Marno yang merupakan saudara ipar dari Wawan. 

Panik karena melihat air berwarna merah dan ada orang tenggelam di dalam bak, Satimin langsung keluar dan menghubungi Kades setempat serta anggota Polsek Bulukerto. 

Setibanya di lokasi, anggota Polsek Bulukerto dan petugas kesehatan dari puskesmas mengevakuasi korban dari dalam bak tampungan air. Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan sebilah sabit di dalam bak. 

"Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka sayatan di leher sekitar 10 cm dengan kedalaman 7 cm. Korban diduga meninggal dunia karena kehabisan darah," katanya dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (8/7/2021). 

Lebih Aipda Iwan, diduga korban bunuh diri dengan cara menyayat lehernya sendiri menggunakan sebilah sabit karena tertekan masalah keluarga. Dia menuturkan, korban bersama istrinya diketahui datang dari Jember dengan maksud mengunjungi keluarga sang istri pada 29 Juni 2021.

Di sisi lain sebelum ditemukan meninggal dunia, istri dari Wawan diketahui meninggal dunia di rumah Marno pada hari yang sama. 

Istri Wawan meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri karena suspect Covid-19. Hasil swab antigen tersebut diketahui pada Jumat (2/7/2021). 

Pihak keluarga telah menerima kejadian yang menimpa korban dan tidak berkenan untuk dilakukan autopsi.

Jenazah juga telah diserahkan oleh anggota kepolisian untuk dilakukan prosesi pemakaman. 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved