Breaking News:

Berita Banyumas

Tidak Boleh Ada Kerumunan Saat Idul Adha, Bupati Banyumas: Penyembelihan Dipusatkan di RPH Saja

Bupati mengatakan saat ini tengah menyiapkan RPH yang akan menerima hewan-hewan kurban tersebut

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat ditemui di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Kamis (8/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Hasil rapat Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyumas, memutuskan jika pelaksanaan salat dan ibadah lain dilaksanakan di rumah masing-masing. 

Kebijakan itu berlaku mulai 3-20 Juli 2021, dan berlaku pula bagi pelaksanaan salat Idul Adha dan pemotongan hewan. 

"Pelaksanaan Salat Idul Adha sepakat di rumah saja. 

Penyembelihan kurban dipusatkan saja di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang akan kami siapkan," kata Bupati Banyumas, Achmad Husein kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (8/7/2021). 

Ia berpesan agar tidak ada yang namanya kerumunan melihat penyembelihan hewan kurban. 

"Nanti niatnya berkorban malah jadi korban (Covid-19), dirumah aja dulu ibadahnya. Semoga mereda dan bisa dikelola dengan baik," katanya.

Bupati mengatakan saat ini tengah menyiapkan RPH yang akan menerima hewan-hewan kurban tersebut.

Disinggung masalah lain, soal kondisi COVID-19 di Banyumas, kapasitas Bed Occupancy Rate (BOR) saat ini sekitar 95 persen. 

"Isolasi penuh, dan memang ada IGD yang difungsikan sementara untuk pasien Covid-19, tapi itu kan keluar masuk, jadi akan selalu ada penambangan dan pengurangan," katanya. 

Husein menceritakan tabung oksigen RS di Banyumas hampir kritis.

Tapi saat ini antar RS saling bantu membantu dan baru-baru ini RS yang ada di Banyumas mendapat bantuan dari Krakatau still dan Pertamina. 

"Kalau ketaatan selama PPKM darurat ini 50 persen di Banyumas," tutupnya. (Tribunbanyumas/jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved