Breaking News:

Berita Karanganyar

Pemkab Karanganyar Persiapan Tempat Isolasi Terpusat di BLK Karangpandan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyiapkan Balai Latihan Kerja (BLK) Karangpandan sebagai tempat isolasi terpusat. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Karanganyar mengecek tempat tidur di BLK Karangpandan yang nantinya akan dijadikan sebagai tempat isolasi terpusat, Sabtu (10/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyiapkan Balai Latihan Kerja (BLK) Karangpandan sebagai tempat isolasi terpusat. 

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat tinjauan bersama unsur Satgas Covid-19 tingkat kabupaten di BLK Karangpandan, Sabtu (10/7/2021). 

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar per Jumat (9/7/2021), tercatat ada sejumlah 1.361 kasus aktif positif Covid-19 di Kabupaten Karanganyar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 951 orang menjalani isolasi mandiri dan 410 orang menjalani rawat inap. 

Bupati Karanganyar menyampaikan, BLK Karangpandan dipersiapkan sebagai tempat isolasi bagi warga yang mengalami kendala tempat untuk isolasi mandiri. BLK Karangpandan sebelumnya juga telah digunakan untuk tempat isolasi bagi para Nakes tahun lalu. 

"Nanti rekomendasi lewat Dinas Kesehatan secara khusus puskesmas. Siapa saja yang masuk dipusatkan di isolasi terpusat. Kriterianya antara lain yang bersangkutan OTG. Kita hindari jangan kontak erat di rumah, kalau di rumah sempit dan tidak memungkinkan untuk isolasi. Kalau di rumah, dia masih kontak dengan ibu hamil dan anak kecil. Itu dihindari, jadi tidak semua. Ada kriterianya," katanya kepada Tribunjateng.com. 

Dia menuturkan, kapasitas BLK Karangpandan dapat menampung sebanyak 88 orang. Akan tetapi demi kenyamanan, semua tempat tidur tidak digunakan mengingat akan dilakukan penataan terlebih dahulu. 

"Kalau masyarakat lebih disiplin dan lebih aman terjaga di rumah ya monggo. Karena varian ini penularannya cepat. Supaya lingkungan terhindar dan terjaga, kita mohon keikhlasannya menyehatkan diri di BLK," terangnya. 

Pemkab Karanganyar akan menggandeng ormas agama untuk ikut membantu penjagaan di BLK Karangpandan. Pasalnya tempat isolasi terpusat ini harus dijaga selama 24 jam. Lebih lanjut, upaya menggandeng relawan juga dilakukan untuk ikut memantau para warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah. 

Selain pemenuhan makanan bergizi bagi para warga yang menjalani isolasi mandiri, mereka juga akan mendapatkan treatment seperti senam pagi selama menjalani isolasi. Warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan status OTG akan menjalani isolasi mandiri di BLK minimal selama 10 hari. 

"Kita ini justru fokuskan memantau perkembangan harian di rumah sakit. Ketersediaan oksigen, ada satgas dari Satpol PP yang memantau. Kita juga pantau BOR isolasi dan ICU. Jangan sampai ada overload. Rumah sakit kita prioritaskan menangani pasien Covid-19 yang beresiko tinggi," ungkapnya. 

Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwati mengatakan, saat ini masih dalam tahap persiapan dan penataan tempat isolasi terpusat di BLK Karangpandan. Direncanakan BLK Karangpandan dapat digunakan sebagai tempat isolasi pada pekan depan. 

"Tenaga kesehatan akan mengecek kondisi kesehatannya setiap hari. Dievaluasi kalau tidak ada gejala dan membaik setelah 10 hari isolasi mandiri, ya sudah selesai," jelasnya. (Ais). 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved