Breaking News:

Berita Banjarnegara

Alasan Edi-Peni Suami Istri Asal Banjarnegara Tinggal di Tengah Hutan Jauh dari Hiruk Pikuk

pasangan suami istri di Desa Prigi Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara,  Edi Suharto dan Peni memilih menghabiskan sisa umur di tengah hutan. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/KHOIRUL MUZAKKI
rumah tua tengah hutan Desa Prigi Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Pernahkah anda membayangkan tinggal di tengah hutan sendirian, tiada tetangga atau rumah yang bersebelahan.

Mungkin, tidak ada yang bercita-cita demikian. 

Tetapi tidak bagi pasangan suami istri di Desa Prigi Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara,  Edi Suharto dan Peni.

Mereka yang telah berusia senja memilih menghabiskan sisa umur di tengah hutan. 

Peni di rumah tua tengah hutan Desa Prigi Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara
Peni di rumah tua tengah hutan Desa Prigi Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara (TRIBUNJATENG/KHOIRUL MUZAKKI)

Sebuah rumah kayu berdiri kokoh di atas hamparan tanah hutan, Desa Prigi Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara. Di atas rumah itu adalah hutan lindung yang jarang dijamah warga. 

Akses menuju rumah itu jelas bukan jalan pemerintah, melainkan jalan setapak untuk lalu lintas petani ke kebun atau hutan.

Butuh perjuangan keras untuk mencapai rumah itu. Jalannya masih berbatu, banyak tanjakan dan kelokan tajam.  Pastinya, tidak semua pengendara punya nyali untuk melintasinya. 

Hawa sejuk langsung terasa saat menapaki  halaman rumah tua itu. Sunyi langsung menghampiri. Keheningan menyambut. Tidak terdengar suara warga bergema.  

Yang ada, di dalam rumah itu, seorang wanita tua tengah sibuk dengan kesendiriannya. Ia jarang memiliki lawan bicara.  Kecuali dengan suami yang saat itu belum pulang bekerja. 

"Suami masih di kebun, " katanya, Selasa (13/7/2021) 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved