Breaking News:

Berita Kebumen

Bupati Bikin Video Pendek ke Warga Kebumen Tak Percaya Corona, Netizen: Koe Enak Tompo Gaji

Di Kebumen, masyarakat ramai-ramai menyoal penutupan jalan akses menuju kota yang bukan hanya dilakukan malam hari, namun dari pagi hari.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Daniel Ari Purnomo
Humas Kebumen
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Setiap kebijakan kepala daerah selalu menuai pro kontra di masyarakat.

Kepala daerah yang terlalu longgar terhadap kegiatan masyarakat di masa pandemi, dinilai tak peduli akan kesehatan warganya. 

Sebaliknya, pemimpin yang memperketat pembatasan aktivitas masyarakat dinilai tak berpihak dan mematikan ekonomi warganya.

Alhasil, pemimpin menjadi "serba salah" di setiap pengambilan keputusan menyangkut Covid 19. 

Di Kebumen, masyarakat ramai-ramai menyoal penutupan jalan akses menuju kota yang bukan hanya dilakukan malam hari, namun dari pagi hari.

Padahal, waktu itu mobilitas warga sedang padat-padatnya karena bekerja atau berwirausaha. 

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto tentu memiliki pertimbangan tersendiri mengapa ia begitu ketat membatasi aktivitas warganya di masa PPKM Darurat ini. 

Pernyataan bupati yang menyebut orang yang tak percaya Covid menyesatkan pun viral di media sosial Facebook Arif Sugiyanto.

Melalui video pendeknya itu, Arif menyayangkan siapapun yang menyatakan bahwa pandemi Covid-19 ini tidak ada. 

Baginya, informasi tersebut sesat dan menyesatkan, sekaligus merupakan bagian dari pembohongan publik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved