Berita Salariga
Evaluasi PPKM Darurat di Salatiga, Kapolres Sebut Ada Penurunan Kasus 22,9 Persen
Polres Salatiga menyebut terjadi penurunan kasus Covid-19 selama 15 hari PPKM.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Polres Salatiga menyebut terjadi penurunan kasus virus Corona (Covid-19) di Kota Hati Beriman selama kurang lebih 15 hari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat mengatakan dari hasil evaluasi PPKM Darurat penurunan kasus mencapai prosentase 22,9 persen.
"Terkait pelaksanaan PPKM ini angka warga terkonfirmasi positif kita terus mengalami penurunan. Semula sekira angka positif rate dari 1.004 sekarang 987 artinya penurunan hampir 1.000 kasus," terangnya kepada Tribunjateng.com, di kantornya, Selasa (13/7/2021)
Menurutnya, penurunan kasus itu tidak lain karena adanya PPKM Darurat dengan sejumlah bentuk penerapan mulai penyekatan, penutupan sejumlah jalan masuk Salatiga dan pembatasan mobilitas masyarakat.
Ia menambahkan, program lain yakni ada Sehari di Rumah Saja setiap minggu yang sudah berjalan dua pekan. Kemudian, untuk tracing, dan treatment juga terus dilakukan.
"Operasi pagi, siang, dan malam terus dilakukan. Jalur masuk pusat ekonomi khususnya pasar tradisional setelah jam operasional selesai juga kami tutup," katanya
AKBP Rahmad menyatakan, selama penerapan PPKM Darurat terdapat 30-50 kendaraan yang diminta putar balik terutama ketika pagi hari karena tidak dapat menunjukkan surat bebas Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraidah menyebutkan penurunan kasus Covid-19 mulai terjadi sejak 6 Juli 2021.
"Untuk pasien positif sekarang ada 1.114 orang. Tetapi perlahan mulai turun dan tingkat kesembuhan rata-rata diatas 100 perhari. Sedangkan tambahan kasus baru dibawah 100 untuk update hari ini 202 orang dinyatakan sembuh," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/evaluasi-ppkm-salatiga.jpg)