Breaking News:

PPKM Darurat

 Fly Over Palur dan Jalan Adi Sucipto Colomadu Karanganyar Akan Ditutup 24 Jam Mulai Besok

Polres Karanganyar akan melakukan penutupan tiga ruas jalan di tiga lokasi selama diterapkannya PPKM Darurat

Penulis: Agus Iswadi | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Agus Iswadi
Fly Over Palur Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Polres Karanganyar akan melakukan penutupan tiga ruas jalan di tiga lokasi selama diterapkannya PPKM Darurat.

Tiga ruas jalan itu meliputi, simpang empat Colomadu ke timur hingga Hotel Alana, Fly Over Palur ke barat hingga Tugu Botol dan simpang tiga Sroyo.

Kasubag Humas Polres Karanganyar, Iptu Agung Purwoko menyampaikan, penutupan jalan tersebut akan dilakukan mulai besok hingga PPKM darurat berakhir.

Penutupan jalan dilakukan selama 24 jam.

Polres Karanganyar akan melaksanakan pembatasan kegiatan masyarakat dengan cara mengurangi mobilitas atau pergerakan kendaraan di jalan umum.

"Jalan di Kecamatan Colomadu yang akan ditutup, Jalan Adi Sucipto ditutup dua arah. Mulai perempatan Colomadu hingga pertigaan Hotel Alana," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (13/7/2021).

Dia menuturkan, penutupan jalan di simpang tiga Sroyo Kecamatan Jaten dilakukan untuk mengurangi pergerakan kendaraan dari arah Kabupaten Sragen.

Setelah dilakukan penutupan, kendaraan yang melintas dari arah Sragen dialihkan menuju ke arah Ring Road Mojosongo.

Sedangkan penutupan di jalan Solo-Tawangmangu dimulai dari Fly Over Palur ke barat hingga Tugu Botol. Kendaraan dari arah barat atau Kota Solo yang hendak menuju ke Karanganyar dapat belok kiri menuju ke arah Terminal Palur.

Lebih lanjut, kendaraan dari arah Karanganyar menuju ke Kota Solo dapat melintasi jalur bawah Fly Over Palur.

"Semuanya akan melalui tahap evaluasi, apakah ada pengurangan atau penambahan penutupan akses tergantung hasil evaluasi.

Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap di rumah manakala tidak ada kepentingan mendesak," ungkapnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Sarwoko mengatakan, meski akses jalan ditutup ada pengecualian bagi masyarakat.

Terutama aktivitas yang sifatnya mendesak. Seperti mobilitas ambulance, pengangkut BBM, pengangkut oksigen, melakukan pemeriksaan kesehatan dan lainnya. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved