Breaking News:

Gubernur Ganjar Janji Pecat Petugas Persulit Izin Investasi

Ganjar Pranowo meminta pengusaha yang menemukan kesulitan dalam perizinan untuk langsung saja melapor kepadanya.

Editor: Vito
Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo 

TRIBUNJATENG.COMM, JAKARTA - Pemprov Jateng mendorong peran dunia usaha, termasuk Kadin Indonesia untuk dapat membantu menarik investasi.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo bahkan meminta pengusaha yang menemukan kesulitan dalam perizinan untuk langsung saja melapor kepadanya.

"Wah kami senang banget, apalagi kalau ditunjuk hidung (petugas yang mempersulit-Red). Pak Ganjar itu kepala dinasnya minta-minta, tak pecat besok pagi, tidak pakai lama-lama," ujarnya, dalam webinar, Selasa (13/7).

Menurut dia, pihaknya senang karena dunia keseluruhan sudah berubah, sehingga Indonesia juga harus mengikuti dari sisi kemudahan investasi.

"Saya kira ekonomi yang berbiaya tinggi itu jadul. Ekonomi yang bertele-tele itu jadul, birokrasi harus jadi pembantu, jadi pelayan, memang tidak dapat feedback langsung kenikmatan upeti, itu masa lalu mesti dibuang jauh-jauh," katanya.

Karena itu, Ganjar menyatakan, jika mendengar ada tindakan mempersulit di Jateng maka harus dilaporkan segera untuk ditindaklanjuti, jangan malah disembunyikan.

"Itu biar tugas kami (menindaklanjuti-Red). Kadang kami menghadapi banyak kekuatan," tukasnya.

Adapun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar tidak ada pembedaan layanan terhadap investor UMKM dan koperasi dengan investor besar.

Menurut dia, keduanya mampu menggenjot pertumbuhan investasi di Indonesia. Baik investor besar maupun investor UMKM dan koperasi sama-sama memiliki peran penting dalam penyerapan tenaga kerja.

"Saya ingin menggarisbawahi, investasi jangan hanya dilihat sebagai investor besar. Investor berbasis UMKM dan koperasi sama mulianya dengan investor besar, investor asing," katanya, dalam Investor Daily Summit, Selasa (13/7).

Jokowi berjanji akan memberikan akses setara kepada seluruh investor, tanpa memandang investor besar ataupun kecil.

Penanaman modal pun dipermudah dengan menyederhanakan perizinan usaha di pusat dan daerah, menerapkan perizinan berusaha berbasis risiko, serta memberikan berbagai insentif agar meningkatkan minat investor khususnya dari dalam negeri. (Tribunnews/Yanuar Riezqi Yovanda)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved