PPKM Darurat
Pemilik Angkringan Kepada Petugas PPKM: Jangan Pakai Seragam Menindas Rakyat, Saya Cari Makan!
Perlawanan seroang pemilik angkringan kepada petugas penertiban PPKM viral di media sosial.
TRIBUNJATENG.COM, LAMPUNG - Perlawanan seroang pemilik angkringan kepada petugas penertiban PPKM viral di media sosial.
Dalam rekaman yang viral tersebut, tampak seorang petugas awalnya membentak pemilik angkringan karena masih berjualan di luar batas jam operasional.
Dalam video tampak seorang anggota polisi adu mulut dengan pemilik angkringan.
Baca juga: Viral Video Membedakan Oximeter Palsu dengan Pensil, Dokter Sebut Kurang Tepat Ini Alasannya
Baca juga: Anak Terlibat Kerusuhan Aksi Bela Rizieq di Tasik, Setelah Ditangkap Menangis dan Cium Kaki Ibu
Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta RCTI Pukul 19.30 WIB Bu Sarah Berulah Ancam Bunuh Diri
Baca juga: Kunci Jawaban Kelas 6 Subtema 2 Tema 7 Pembelajaran 4 Soal Halaman 86 87 89
Kejadian tersebut diketahui terjadi di Jalan Imam Bonjol, Bandar Lampung, saat petugas gabungan dari Satgas Covid-19 melakukan patroli pelaksanaan PPKM.
Dalam video tersebut, terlihat anggota polisi awalnya membentak pemilik angkringan yang diduga telah melanggar jam operasional saat PPKM.
Tersinggung dengan perkataan polisi tersebut, pemilik angkringan kemudian naik pitam dan membalas perkataannya dengan nada tinggi.
"Tangkap saya Pak! Saya enggak kriminal, Pak! Tangkap saya, Pak! Saya enggak jual narkoba di sini! Penjarain saya, Pak!" kata pria itu.
"Bapak jangan... pakai seragam jadi nindas-nindas rakyat."
"Saya di sini cari makan Pak, bayar anak buah, bayar anak sekolah," tambahnya.
"Bapak jangan bilang saya aparat, saya aparat, bapak masih gajian, Pak," ungkapnya lagi.
Video berdurasi satu menit itu diketahui viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @seputar_lampung pada Minggu (11/7/2021).
Saat dikonfirmasi terkait video viral itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki (Rizki) membenarkannya.
Menurutnya, insiden tersebut terjadi karena adanya kesalahpahaman antara pedagang dengan petugas.
Namun demikian, ia mengatakan jika kasus tersebut sudah selesai dan keduanya telah saling memaafkan.
Baca juga: Perpanjangan PPKM Darurat Hingga 6 Minggu Disiapkan, Penularan Covid-19 Tembus 40 Ribu Orang Perhari
Baca juga: Jadwal TV Televisi Hari Ini Selasa 13 Juli 2021 di Trans TV RCTI Trans7 GTV SCTV dan Lainnya
Baca juga: Data DJPb: Serapan APBN Kementerian PUPR Jateng Lebih Tinggi dari Kementerian Kesehatan
Baca juga: Mimpi Kejatuhan Durian hingga Menggendong Bayi, Berikut Arti Mimpi yang Bermakna Keberuntungan
"Ada kesalahpahaman, tapi masalahnya sudah clear saat itu juga. Masing-masing sudah meminta maaf dan berdamai," kata Rizki saat dihubungi, Senin (12/7/2021).
Untuk menghindari kejadian tersebut berulang, pihaknya mengimbau masyarakat untuk dapat bekerjasama dan mematuhi ketentuan berlaku.
Sebab, PPKM itu dilaksanakan demi untuk menjaga keselamatan bersama.
"Jika patuh dan bisa bekerja sama, Insya Allah bisa kembali ke zona aman," kata Rizki. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bapak Jangan Pakai Seragam untuk Nindas Rakyat, Saya di Sini Cari Makan, Pak"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/viral-di-media-sosial-video-seorang-pemilik-angkringan.jpg)