Breaking News:

Berita Banyumas

Gegara Cinta Ditolak, Pemuda di Banyumas Tega Nodai Gadis Bawah Umur

Polresta Banyumas mengamankan HP (28) di sebuah rumah di Kranji, Kecamatan Purwokerto Timur atas dugaan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar
Humas Polresta Banyumas
Petugas Reskrim Polresta Banyumas saat memeriksa HP (28) warga Kelurahan Kranji, Kecamatan Purwokerto Timur atas dugaan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan, Rabu (14/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Satuan Reskrim Polresta Banyumas mengamankan HP (28) di sebuah rumah di Kelurahan Kranji, Kecamatan Purwokerto Timur atas dugaan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan.

Korban RS (16), warga Kecamatan Purwokerto Selatan. 

Berdasarkan kronologi, pelaku menarik paksa kedua tangan korban untuk masuk ke dalam kamar yang kemudian mendorong korban hingga korban terjatuh di kasur. 

Meskipun korban berusaha menolak, akan tetapi pelaku tetap melakukan aksinya.

Setelah menyetubuhi korban, pelaku mengancam korban.

Baca juga: Satlantas Polrestabes Semarang Akan Berikan Stiker Penanda di Kendaraan Saat Penutupan Exit Tol

Baca juga: Masuk Pemalang, Harus Tunjukkan Sertifikat Vaksin Covid-19

Baca juga: Bupati Kudus HM Hartopo Akui Masih Ada yang Nekat Terobos Penutupan Jalan

Apabila korban tidak menuruti perkataannya, maka pelaku akan melakukan kekerasan. 

"Hubungan antara korban dan pelaku ini sebetulnya hanya sebatas teman. Jadi si korban punya teman cewek. Teman ceweknya ini punya pacar, pacarnya itu punya teman cowok. Nah cowok itu si pelakunya," ujar Kasatreskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry kepada Tribunjateng.com, Rabu (14/7/2021). 

Kasatreskrim mengatakan, antara pelaku dan korban sudah beberapa kali bertemu. 

"Pelaku mengajak korban pacaran, tapi korban tidak mau," imbuhnya. 

Kejadian tersebut diketahui oleh pelapor RMN (58), setelah saksi Budi (41) memberi tahu bahwa korban pernah disetubuhi oleh pelaku. 

Setelah mendengar cerita tersebut kemudian pelapor bersama dengan korban dan saksi melpor ke Unit PPA Polresta Banyumas. 

Atas laporan tersebut, saat ini HP beserta barang bukti berupa 1 potong kaus lengan pendek warna hitam, 1 potong celana jeans ¾ warna abu abu, 1 potong celana dalam warna putih, 1 potong BH warna biru, 1 unit sepeda motor Honda Sonic 150r warna hitam  diamankan di Mapolresta Banyumas guna penyidikan lebih lanjut. 

Baca juga: Ganjar Pranowo Siapkan Skenario Kontingensi, Antisipasi PPKM Darurat Diperpanjang

Baca juga: Poster Lucu di Tengah Penutupan Jalan PPKM Darurat di Tegal: Coba Cari Jalan Lain, Tetap Semangat

Baca juga: Bupati Kudus Hartopo Nilai TMMD Tepat Sasaran, Dari Pembangunan Jembatan hingga Pengecoran Jalan

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku HP dijerat dengan Pasal 81 dan pasal 82 UU No. 35 Tahun 2014 Jo UU No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman pidana paling lama 15 tahun penjara. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved