Breaking News:

Berita Karanganyar

Ini Alasan Pengemudi Fortuner Tancap Gas Usai Terlibat Kecelakaan di Matesih Karanganyar

Pengemudi Fortuner Nopol AD 1252 GB, berinisial NF (16) tancap gas seusai terlibat kecelakaan lalu lintas.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Sarwoko 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pengemudi Fortuner Nopol AD 1252 GB, berinisial NF (16) tancap gas seusai terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sepeda motor karena khawatir serta takut diamuk massa.

Pemuda asal Nguter Kabupaten Sukoharjo itu terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sepeda motor Vario Nopol AD 2927 IZ di Jalan Umum Matesih-Tawangmangu Dusun Banjarsari Desa Koripan Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar pada Selasa (13/7/2021) sekira pukul 15.00.

Sepeda motor itu dikendarai oleh Ratno (55) dan Soemarno (65) warga Dusun Banjarsari Desa Koripan.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Sarwoko menyampaikan, polisi telah meminta keterangan pelaku. Pemuda itu lari karena takut diamuk massa setelah menabrak pengendara sepeda motor.

Sesampainya di rumah, pemuda itu lantas melaporkan kecelakaan lalu lintas tersebut  kepada orang tuanya. Hingga akhirnya, NF didampingi orang tua mendatangi Polsek Matesih pada malam harinya.

"Jadi berusaha mengamankan diri, pulang terus lapor orang tua dan disarankan ke polsek," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (14/7/2021).

Terkait proses hukum, pemuda itu ditetapkan sebagai tersangka. Akan tetapi karena usianya masih di bawah umur, kepolisian memberlakukan proses diversi.

Dia menuturkan, polisi saat ini masih merampungkan berkas pemeriksaan untuk  kemudian dilimpahkan ke Bapas Solo.

Selain itu, polisi juga akan menggandeng pihak sekolahan dan pihak lingkungan pemuda itu tinggal. Entah itu Ketua RT atau RW supaya ikut mengawasi dan membina pemuda tersebut.

"Kita gandeng Bapas, nanti penyelesaian lebih lanjut pakai diversi," ucapnya.

AKP Sarwoko menjelaskan, pelaku tidak ditahan. Mengingat selain masih di bawah umur, pelaku juga kooperatif.

"Ada itikad baik dari pelaku. Antara pengemudi dan yang ditabrak sudah sepakat berdamai," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, semula Fortuner dan sepeda motor melintas dari arah Tawangmangu menuju ke Matesih. Posisi sepeda motor berada di depan sedangkan Fortuner berada di belakang.

Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor hendak belok ke kanan atau jalan kampung. Akan tetapi karena jarak sudah dekat, pengemudi Fortuner tidak dapat mengendalikan laju kendaraan dan menabrak sepeda motor.

Akibat kecelakaan itu Soemarno mengalami patah tangan dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sedangkan Ratno mengalami lecet dan menjalani rawat jalan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved