Berita Kriminal
Termakan Isu Ambulans Kosong, Pemuda Bantul Pecahkan Kaca Ambulans yang Bawa Pasien Covid-19
Sumber tidak percaya tentang penanganan virus corona di media sosial bisa menyebabkan perilaku kriminal.
TRIBUNJATENG.COM, BANTUL - Sumber tidak percaya tentang penanganan virus corona di media sosial bisa menyebabkan perilaku kriminal.
Setidaknya hal itu terjadi di Bantul, Yogyakarta.
Seorang pemuda berinisial IZ alias Unyil (28) mengaku terprovokasi isu di medsos soal ambulans yang kosong.
Ia melihat di medsos ada yang menyatakan ambulans sebenarnya kosong dan hanya keliling kota menakut-nakuti saja.
Baca juga: Kades di Klaten Ini Turun Tangan Jadi Penggali Kubur Pasien Covid-19 & Sopir Ambulans
Baca juga: Pasukan Milenial Arek Surabaya Bergerak, Kini Ambulans & Puskesmas Bisa 24 Jam
Baca juga: Bantah Ambulans Kosong, Petugas Rekam Satu Per Satu Peti Jenazah Dalam Mobil yang Berderet
Baca juga: Kurnia Solo Akhirnya Minta Maaf Atas Komentar Negatif Soal Ambulans Dilempar Batu: Ajak Sopir Mletre
Warga Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, itu kemudian nekat merusak mobil ambulans pembawa pasien Covid-19, Selasa (13/7/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.
Akibatnya, mobil ambulans milik relawan Search and Rescue (SAR) Daereah Istimewa Yogyakarta dengan nomor polisi K 8498 ZA yang dikendarai AA (27), warga Kalurahan Srimartanim Kapanewon Piyungan, mengalami pecah kaca pada bagian belakang dan bodi penyok.
Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan, kejadian berawal saat mobil ambulans yang sedang mengantarkan pasien suspek Coivd-19, melintas di Jalan Yogyakarta-Wonosari, Piyungan.
Ambulans itu mengarah ke Jalan Piyungan-Prambanan.
Saat melintas di lokasi kejadian, sambung Ihsan, mobil ambulans tersebut berpasasan dengan pelaku yang sedang mengedarai sepeda motor bersama dengan temannya.
"Pelaku (menggunakan motor) menghalangi jalan berjalan zig-zag," kata Ihsan di Mapolres Bantul, Rabu (14/7/2021).
Kemudian, sopir ambulans tersebut menegur IZ.
Namun, saat ditegur pelaku marah dan langsung memukul bagian belakang mobil dengan helmnya hingga mengakibatkan kaca pecah dan bodi penyok.
Tak terima dengan kejadian itu, lanjut Ihsan, sopir ambulans tersebut langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Bantul.
Polisi yang mendapat laporan itu, langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkapnya.
"Setelah kami identifikasi berdasarkan keterangan saksi, kami dapat mengamankan pelaku sekitar pukul 19.30 WIB," ujarnya.