Breaking News:

PPKM Darurat

Pedagang Hewan Kurban Semarang 'nDomblong' Jualan Pas PPKM Darurat

Pedagang hewan kurban di Pasar Kambing Kota Semarang pasrah menunggu pembeli yang tak kunjung datang saat PPKM Darurat.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Adanya pemberlakuan pembatasan  kegiatan masyarakat (PPKM) darurat berbarengan dengan jelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah memberikan dampak signifikan bagi sejumlah penjual hewan kurban.

Hal itu di antaranya diakui beberapa penjual hewan kurban di Pasar Kambing jalan Tentara Pelajar, Candisari, Semarang.

Yadi (70), satu penjual musiman tersebut menuturkan, penjualan kambing di lapaknya mengalami penurunan drastis sejak awal buka lima hari lalu. 

Menurutnya, telah terlihat penurunan hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia memaparkan, pada jumlah hari yang sama sebelumnya ia mampu menjual antara 15 sampai 25 ekor kambing.

Namun ia keluhkan, saat ini baru terjual sebanyak tiga ekor kambing.

"Saya mulai jualan tanggal 12 kemarin, nantinya sampai tanggal 20 juli 2021.

Penjualannya jauh berbeda, turunnya lebih dari 50 persen. Jualan dari tanggal 12 baru terjual tiga kambing," keluh Yadi saat ditemui tribunjateng.com di lapaknya, Jumat (16/7/2021).

Yadi memperkirakan, turunnya penjualan hewan kurban di lapaknya tidak lain sebab adanya pandemi Covid-19 disusul kebijakan PPKM darurat.

Menurutnya, ditutupnya beberapa akses jalan di Kota Semarang hingga pengurangan jam operasional membuat lapaknya sepi pembeli.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved