Berita Kendal
Bakul Hewan Kurban Kendal Ketiban Untung dari Batalnya Ibadah Haji Jelang Idul Adha
Penjualan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2021 di Kabupaten Kendal laku keras.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Penjualan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2021 di Kabupaten Kendal laku keras.
Meskipun saat ini, masyarakat tengah dilanda pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.
Satu di antaranya Sajidin warga Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal.
Sajidin mengaku sudah berhasil menjual 50 kambing lebih pada tahun ini.
Padahal, penjualan kambing kurbannya tidak pernah melampaui angka 50 ekor pada tahun-tahun sebelumnya.
Ia pun optimis masih bisa menjualkan beberapa kambingnya di sisa waktu menjelang perayaan Iduladha nanti.
"Tahun 2020 tidak sampai 50 ekor terjual. Sekarang sudah lebih, berkah bagi kami," terangnya, Minggu (18/7/2021).
Pada tahun ini, pria paruh baya ini menyiapkan seratusan kambing sebagai hewan kurban di pekarangan rumahnya.
Ia mulai berjualan lebih awal sejak awal Juli lalu agar pembelinya semakin banyak.
Setiap ekor kambingnya, dibandrol Rp 3 juta - Rp 5 jutaan.
Harga ini mengalami kenaikan Rp 300 ribu - Rp 500 ribu tiap ekor terdampak pandemi Covid-19.
Sedangkan kambing jenis gembel (domba), dibandrol Rp 2,5 jutaan per ekornya.
"Kalau ramainya mulai H-10, ini juga masih banyak pesanan dari beberapa daerah," tuturnya.
Menurut Sajidin, meningkatnya penjualan hewan kurban tahun ini dipicu banyaknya calon jemaah haji yang batal pergi ke tanah suci.
Sehingga, mereka pun melakukan kurban di kampung halaman sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bakul-hewan-kurban-kendal-2021.jpg)