Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Harga Peti Mati di Kota Semarang Melonjak, Perajin Kebanjiran Order

Di tengah tingginya kasus Covid-19, permintaan peti mati di Kota Semarang mengalami peningkatan drastis.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Idayatul Rohmah
Penjual perlengkapan jenazah di jalan Kiai Saleh Semarang terlihat sedang mengangkat peti mati.  

Sedangkan nisan dibanderol Rp 200 ribu tanpa nama dan Rp 250 ribu dengan teraan nama.

"Dari awal saya jual dengan harga segitu. Meskipun dari pengrajinnya harga naik tapi tidak saya naikkan, kasihan. Terkadang kalau ada yang sangat butuh atau ada tetangga yang beli malah saya kasih diskon," ungkapnya.

Tingginya permintaan peti dan sejumlah perlengkapan jenazah lainnya juga diakui Wina (50), penjual lainnya.

Wina memaparkan, sebelumnya dalam sehari ia mampu menjual kurang lebih lima unit peti mati dan pasang nisan.

Sejak tingginya kasus Covid-19, ia menyebut mampu menjual rata-rata 25 sampai 30 unit peti dan pasang nisan.

"Peningkatannya sampai lima kali lipat," ungkap Wina.

Para penjual tersebut menyebut peti paling banyak terjual adalah untuk pasien Covid-19 dengan kisaran harga Rp 1,5 juta sampai Rp 3 jutaan.

"Pembelinya ada yang dari puskesmas, rumah sakit, dan ada dari perorangan. Kebanyakan yang dibeli adalah peti-peti dengan standar covid-19," jelas Nur. (idy)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved