Breaking News:

Berita Regional

Iring-iringan Ambulans Jenazah Covid-19 Tabrak Pemotor Mabuk

"Saat kecelakaan, pengendara sepeda motor tidak memakai helm, tidak memiliki SIM dan tanda pengenal apapun," ujarnya.

Editor: M Syofri Kurniawan
GOOGLE
Ilustrasi kecelakaan 

TRIBUNJATENG.COM - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Jalur 40, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat (16/7/2021) sekitar pukul 16.00 Wita.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Supra dengan nomor polisi L 5013 CO dengan mobil ambulans pengantar jenazah pasien Coivd-19.

Pengendara motor yang belum diketahui identitasnya tersebut mengalami bengkak di bagian kepala belakang dan lecet di kaki kiri.

Baca juga: Conor McGregor Bikin Geger, Ungkap Istri Dustin Poirier Kirim Pesan Pribadi Kepadanya Sebelum Duel

Saat ini, pengendara tersebut sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Boromeus Kupang.

Polisi menyebut, pengendara sepeda motor itu dalam keadaan mabuk.

Kasat Lantas Polres Kupang AKP Andri Aryansyah mengatakan, kejadian berawal saat tiga mobil ambulans jenazah pulang dari area pemakaman khusus Covid-19 di Kelurahan Fatukoa.

Kata Andri, ketiga mobil itu meluncur beriringan dengan kecepatan tinggi hendak mengambil jenazah Covid-19 di RSUD WZ Johannes Kupang.

Saat di lokasi kejadian, tiba-tiba sepeda motor Supra Fit melawan arah dan bergerak di bagian tengah jalan.

"Karena jarak sudah dekat, pengemudi ambulans yang bergerak di depan, berusaha menghindar ke arah kanan," kata Andri kepada Kompas.com, Jumat malam.

Namun, lanjut Andri, setang motor itu mengenai bagian kiri mobil yang pertama yang dikemudikan Stevanus Oetpah (39), warga Kelurahan Pandang Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kupang.

Akibatnya, mobil tak dapat menghindar dan menabraknya.

Sementara, mobil ambulans yang ketiga yang berjarak cukup dekat tak sempat mengerem dan menabrak bagian belakang mobil yang dikemudikan Stevanus hingga terjadi tabrakan beruntun.

"Saat kecelakaan, pengendara sepeda motor tidak memakai helm, tidak memiliki SIM dan tanda pengenal apapun," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Ambulans Jenazah Covid-19 Tabrak Honda Supra, Pengendara Motor Mabuk"

Baca juga: Warga Kuningan Digemparkan dengan Penemuan 6 Mayat Berturut-turut dalam Beberapa Hari

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved