Breaking News:

Berita Jepara

Hari Raya Iduladha, Ketua DPRD Jepara Tebar Hewan Kurban 18 Kambing Merata di Semua Kecamatan

Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif membagikan 18 ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: moh anhar
DOKUMENTASI PRIBADI HAIZUL MA'ARIF
Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif membagikan 18 ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha tahun ini. Belasan ekor kambing itu sudah dibagikan ke kecamatan yang tersebar di Jepara, pondok pesantren, dan masjid. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif membagikan 18 ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Belasan ekor kambing itu sudah dibagikan ke kecamatan yang tersebar di Jepara, pondok pesantren, dan masjid.

”Sudah saya bagikan kemarin dan hari ini. 16 kambing saya kasihkan ke DPC PPP. Karena saya kader PPP untuk syiar Islam dan partai. 1 ekor di Pesantren Balekambang, dan 1  ekor di desa saya di Rajekwesi, di Masjid Al Muhajirin,” kata dia kepada Tribunjateng.com, Senin, (19/7/2021).

Politikus partai kakbah ini menuturkan, pada tahun ini ia memilih tidak melakukan penyembelihan hewan kurban di kantor DPC PPP Kabupaten Jepara.

Baca juga: Ibu-ibu Desa Karangnangka Banyumas Dilatih Jadi Nakes Dadakan, Bantu Warga yang Isolasi Mandiri

Baca juga: Mahasiswa di Kota Tegal Ajukan Protes: Tolak Perpanjangan PPKM Darurat, Minta Bansos Dipercepat 

Baca juga: Jumah Pasien Melandai Turun, RSUD Loekmono Hadi Kudus Terima Pasien Covid-19 dari Luar Daerah

Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kerumunan.

Untuk itu, ia memilih membagikan 16 ekor kambing di 16 kecamatan di PAC, termasuk di Karimunjawa. 

Dengan cara seperti itu, ujar dia, pendistribusian daging hewan kurban bisa disalurkan di tiap kecamatan.

Dia berharap di momen perayaaan Iduladha yang bertetapan dengan hari akhir PPMK Darurat, masyarakat bisa melalui pandemi ini.

Dengan semangat berkurban, lanjut Haizul, pandemi ini segera berakhir.

”Meski pandemi tidak boleh berhenti berbagi. Bagi yang mampu tetap berkurban bagi yang membutuhkan,” imbuhnya.

Dia berpesan kepada masyarakat yang berkurban agar selektif memilih hewan kurban.

Harus dipastikan sesuai dengan syarat berkurban.

Begitu juga dalam pelaksanaannya tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Sejarah Idul Adha, Kisah Nabi Ismail Dikorbankan Nabi Ibrahim Ayahnya

Baca juga: Chord Kunci Gitar Kehadiran Cinta Thomas Arya

Menurutnya, pelaksanaan kurban memang diutamakan di Rumah Penyembelihan Hewan (RPH), tetapi kalau tidak memungkinkan bisa dilakukan di masjid di rumah selama menaati ketentuan protokol kesehatan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved