Breaking News:

Penanganan Corona

Oknum Tim Penyekatan PPKM Ditangkap, Tarik Rp 50 Ribu Setiap Sopir yang Tak Tunjukan Hasil Antigen

Beberapa oknum justru memanfaatkan PPKM untuk menarik keuntungan pribadi dengan cara-cara yang tidak resmi.

Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Ilustrasi Penyekatan: Simpang Ace Hardware yang menjadi salah satu titik penyekatan di Purwokerto, Senin (12/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SUMSEL - Beberapa oknum justru memanfaatkan PPKM untuk menarik keuntungan pribadi dengan cara-cara yang tidak resmi.

di Sumatera Selatan polisi menangkap lima anggota satgas PPKM karena diduga melakukan pungli.

Mereka meminta uang Rp 50 ribu kepada setiap sopir yang tidak bisa menunjukan hasil swab antigen agar bisa tetap lewat.

Pungli itu dilakukan di Pintu Masuk Tol Kramasan (Palembang-Lampung) Kabupaten Ogan Ilir.

Baca juga: Melihat Warga Miskin Isoman dari Kaca Mata Relawan: Boro-boro Vitamin Buat Makan Saja Mereka Ngutang

Baca juga: Samsat Keliling Kota Tegal Hari Jumat Ini, Buka di Lapangan Sumurpanggang dan 3 Tempat Lainnya 

Baca juga: Banyak Pasien Covid-19 Meninggal saat Isolasi Mandiri, Ini Penyebabnya Menurut Ahli

Baca juga: Hasil Lengkap dan Klasemen Sepak Bola Olimpiade 2021, Perancis, Jerman dan Spanyol Dipermalukan

Kelima pelaku yang diamankan yakni Boediono (23) honorer BPBD Kabupaten Ogan Ilir, Apri Ridho Rahmatullah (27) honorer Satpol PP dan Damkar Kabupaten Ogan Ilir.

Nur Kholis (21) honorer Satpol PP dan Damkar Kabupaten Ogan Ilir, Heriyanto (39) honorer Dishub Kabupaten Ogan Ilir dan Nanda Putra (19) honorer Dishub Kabupaten Ogan Ilir.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melalui Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan mengatakan, pungli ini terungkap setelah seorang korban merekam perbuatan pelaku yang selanjutnya viral di sosial media.

"Bahwa apa yang tersiar di medsos betul adanya dan kelima pelaku adalah pegawai honorer," ujarnya, Kamis (22/7/2021).

Modusnya para pelaku meminta sejumlah uang kepada sopir truk atau fuso yang tidak dapat menunjukkan sertifikat vaksin ataupun hasil swab antigen sebagai syarat protokol kesehatan untuk melewati wilayah perbatasan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved