Breaking News:

Pendidikan

Unwahas Gelar Tablig Akbar Bareng Gus Baha dan Muslim Sedunia

Gus Baha menyampaikan tentang pentingnya mengenal Allah melalui ilmu pengetahuan bagi seluruh aspek kehidupan umat manusia.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
zoom
Tablig Akbar Kebangsaan Dies Natalis Ke-21 Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang yang dilaksanakan daring 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Rois Syuriah PBNU sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menyampaikan tentang pentingnya mengenal Allah melalui ilmu pengetahuan bagi seluruh aspek kehidupan umat manusia.

Hal itu diungkapkan saat ulama ahli tafsir Alquran ini mengisi tausiyah pada Tablig Akbar Kebangsaan Dies Natalis Ke-21 Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang yang dilaksanakan daring pada Sabtu (24/7/2021) sore.

"Perguruan tinggi seperti Unwahas mempunyai peran dan posisi yang sangat strategis dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan kepada setiap manusia. Sehingga manusia dapat mengerti betapa besarnya kekuasaan Allah, dan pada akhirnya mampu menjadi hamba yang bertaqwa kepada Allah SWT," jelasnya pada siaran tertulis, Senin (26/7/2021).

Tablig akbar ini juga berkolaborasi dengan 25 Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) se-dunia.

Selain itu, juga bekerja sama dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia, Diaspora Muslim Dunia semisal Keluarga Islam Indonesia di Britania Raya (Kibar) Inggris dan Persatuan Pelajar Muslim se Eropa (PPME) Al Ikhlas, Amsterdam Belanda.

Hadir pula Duta Besar RI untuk United Kingdom, Desra Percaya, serta perwakilan Muslim Dunia sekaligus Konsulat Jendral RI di New York, Arifi Saiman. Keduanya berharap seluruh pihak yang terlibat dapat terus bersinergi bersama.

Ketua Umum Yayasan Wahid Hasyim Semarang, Prof Noor Achmad dalam sambutanya menjelaskan bahwa Nahdlatul Ulama adalah sebuah organisasi yang terus bisa mengikuti perkembangan dan dinamika kehidupan.

"Seperti saat ini ada suatu pedoman nilai yang dapat dikeluarkan dalam menghadapi pandemi Covid-19," jelasnya.

Sementara, Rektor Unwahas, Prof Mudzakkir Ali menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan awal dari kerjasama sebagai wujud Internasionalisasi Universitas Wahid Hasyim.

Tabligh Akbar Kebangsaan diakhiri dengan sarasehan ringan bersama 25 Ketua Tanfidhiyah dan Syuriah PCINU dan Diaspora Muslim Dunia.(mam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved