Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

BREAKING NEWS: Pria Semarang Tewas Tertindih Truk Muatan Batu, Sempat Minta Tolong, Sopir Pingsan

Seorang pria tewas tertindih truk di Jalan Teuku Umar, RT 2 RW 4 Tinjomoyo, Banyumanik, Kota Semarang, Selasa (27//7/2021) sekira pukul 14.00 WIB

Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang pria tewas tertindih truk di Jalan Teuku Umar, RT 2 RW 4 Tinjomoyo, Banyumanik, Kota Semarang, Selasa (27//7/2021) sekira pukul 14.00 WIB.

Korban tertindih dump truk pelat K1858AF muatan material batu. 

Truk terguling diduga tak kuat menanjak di kawasan tersebut sehingga truk alami kecelakaan tunggal. 

Kejadian itu sempat membuat warga sekitar geger lantaran kecelakaan menimbulkan suara benturan keras.

Baca juga: Alasan Keluarga Akidi Tio Sumbang 2 Triliun untuk Tangani Covid-19, Kini Jejak Digital Mereka Dicari

Baca juga: Orang Tua Kaget Mila Pulang Bawa Bayi, Ternyata Anak Gadisnya Tidak Pergi Touring Seperti Izin Awal

"Saya sedang istirahat di kamar kaget dengar suara keras. Disusul suara adik saya yang berteriak ada truk guling," terang saksi mata Wahyu (26) kepada Tribunjateng.com.

Dia menerangkan, selepas mendengar suara itu lantas berlari keluar.

Benar saja ada truk terguling muatan material batu tak jauh dari rumahnya. 

Dia lantas mendekati lokasi kejadian

Tampak sopir kebingungan dan korban terjepit di antara kabin truk dan bak truk.

Seorang pria tewas tertindih truk muatan material batu di Jalan Teuku Umar, RT 2 RW 4 Tinjomoyo, Banyumanik, Kota Semarang, Selasa (27//7/2021).
Seorang pria tewas tertindih truk muatan material batu di Jalan Teuku Umar, RT 2 RW 4 Tinjomoyo, Banyumanik, Kota Semarang, Selasa (27//7/2021). (TribunJateng.com/Iwan Arifianto)

Posisi terakhir truk melintang ke arah barat ke timur. 

Korban sempat mengeluarkan suara minta tolong beberapa kali namun selepas itu tak terdengar lagi suaranya. 

"Ya ada suara minta tolong mas berulang kali tapi habis itu ga ada lagi. Sedangkan sopir habis itu pingsan melihat kernetnya seperti itu," terangnya. 

Warga setempat segera melakukan evakuasi korban. Berhubung medan dalam kondisi sulit lantaran korban terjepit warga lalu segera mencari dongkrak. 

Selepas kurang lebih 15 menit  berjibaku, korban berhasil ditarik oleh warga dalam kondisi sudah tewas. 

"Kondisi korban mengenaskan, tulang tangan pada keluar," jelasnya. 

Dia mengatakan, kronologi kejadian bermula saat truk melintas dari arah utara ke selatan di jalan menanjak. 

Truk muatan material batu itu hendak mengirim muatan ke Sendang Gombel namun melewati jalan kampung tersebut. 

Hal itu pula yang membuat warga heran, tak biasanya ada truk melintasi kawasan pemukiman mereka. 

Ketika melintasi jalan menanjak,truk tak kuat lalu meluncur bebas ke bawah.

Truk berhenti selepas terguling menghantam pagar rumah milik Sawung. 

"Ya rumah pak Sawung pagarnya hancur kena hantaman truk," terangnya. 

Truk saat ini dalam proses evakuasi pukul 15.37.

Mayat korban sudah dievakuasi ke RSUP Kariadi dibantu oleh jajaran relawan Semarang

Sopir dan kernet hingga kini belum diketahui identitasnya. Kondisi sopir masih trauma.

Tribunjateng.com juga masih berusaha mengkonfirmasi kepada pihak Satlantas terkait kejadian kecelakaan tunggal tersebut. (Iwn)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved