Perita Pekalongan
Heboh Harga Tabung Oksigen Rp 6,8 Juta, Kejaksaan Kajen Turun Tangan
Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan akan mengumpulkan data-data dan mengecek lokasi mengenai adanya apotek yang menjual tabung oksigen.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan akan mengumpulkan data-data dan mengecek lokasi mengenai adanya apotek yang menjual tabung oksigen dengan harga Rp 6,8 juta.
Hal tersebut diungkapkan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kajen Adi Chandra saat dihubungi tribunjateng.com, Selasa (27/7/2021) siang.
"Terkait informasi tersebut, atas perintah pimpinan untuk mengecek lokasi penjualnya," ungkapnya.
Kemudian, pihaknya juga akan mencari data-data ke dinas terkait.
Baca juga: Ganjar Pantau Penggunaan Oksigen Cair untuk Pasien Covid-19 di RSUD Karanganyar, Ini Tanggapannya
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 6 Halaman 146 147 148 Usaha di Sekitarku
Baca juga: Minions Tetap Juara Grup A Meski Kalah, Marcus Gideon Komentari Permainan Lee Yang/Wang Chi Lin
"Ini saya bersama tim masih mengumpulkan data-data. Perkembangan selanjutnya saya kabari lagi mas," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, ditengah lonjakan angka kasus di Jawa Tengah, warga mulai mengeluhkan mahalnya harga tabung oksigen yang tinggi.
Aji salah satu pembeli tabung oksigen menceritakan, ia membeli satu set tabung oksigen berukuran satu meter kubik dengan harga Rp 6,8 juta.
"Pada hari Senin (19/7/2021), saya membeli satu set tabung oksigen ukuran satu meter kubik di apotek yang berada di Kajen seharga Rp 6,8 juta," kata Aji
Ia tidak menyangka harga tabung oksigen begitu tingginya.
"Saya membeli tabung oksigen dikarenakan untuk kebutuhan ayahnya yang terpaksa dirawat di rumah," imbuhnya.
Tribunjateng.com, mencoba konfirmasi pada apotek yang dituju, yakni Apotek Gema Farma yang berada di jalan Bahurekso, Kecamatan Kajen, Pekalongan, Senin (26/7/2021) siang.
Sebelumnya menanyakan pada karyawan mengenai berapa harga satu set tabung oksigen lengkap saat ini.
Karyawan apotek mengatakan harga saat ini untuk tabung oksigen Rp 5,3 juta.
Saat menunjukkan pembelian tabung oksigen senilai Rp 6,8 Juta, petugas apotik mengakui struk tersebut memang dari apoteknya, beberapa waktu yang lalu.
Pemilik apotek yakni Yopi Maulana, saat dihubungi awak media mengakui pihaknya pernah menjual satu set tabung oksigen ukuran 1 meter kubik, dengan harga yang tinggi yakni senilai Rp 6,8 juta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/struk-tabung-oksigen-pekalongan.jpg)