Berita Semarang
Isi Oksigen Gratis di Semarang dari KRI dr Soeharso-990: Dikoordinir Dinas Kesehatan
KRI Soeharso-990 memiliki generator oksigen dengan kemapuan produksi puluhan tabung ukuran 6 ribu liter per 24 jam.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kapal bantu rumah sakit KRI dr Soeharso-990 merapat ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (28/7).
Kapal di bawah jajaran Satuan Kapal Bantu Koarmada II berlabuh di demarga Samudera 02 pukul 07.30.
Kapal membawa misi pengisian oksigen gratis untuk masyarakat yang membutuhkan.
KRI Soeharso-990 memiliki generator oksigen dengan kemapuan produksi puluhan tabung ukuran 6 ribu liter per 24 jam.
Semarang raya diprioritaskan mendapat bantuan pengisian oksigen dari KRI dr Soeharso milik TNI Angkatan Laut (AL) itu.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, oksigen genator di KRI dr Soeharso awalnya digunakan mencukupi kebutuhan kapal.
"Namun karena kapalnya tidak sedang menjalankan fungsi itu (suplai oksigen, red), sekarang fungsinya diberikan kepada masyarakat," ujar dia saat meninjau KRI dr Soeharso di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Menurutnya, pengisian tabung oksigen di KRI dr Soeharso diprioritaskan untuk Semarang Raya.
Menurutnya, bila suplai oksigen untuk Semarang Raya terpenuhi, pemerintah memprioritaskan wilayah lain.
Menurut Ganjar, langkah tersebut paling tepat dan strategis.
Di sisi lain, Ganjar mengatakan bila kebutuhan oksigen di Jateng minus 30 persen.
Oleh sebab itu untuk memenuhi kebutuhan oksigen pihaknya mencari cara lain dan subtitusinya.
"Beberapa rumah sakit kami minta untuk membuat oksigen concentrator, mirip dengan yang ada di kapal ini," lanjut Ganjar.
Sementara untuk memenuhi kebutuhan oksigen, pihaknya sedang mencari sumber dari luar jawa.
Menurutnya, Jateng telah mendapat sumber oksigen dari Palembang, Kendari, dan terakhir Jawa Timur.