Berita Viral

Berjam-jam Kakek Safar Cuma Berdiri Bingung di Lokasi Vaksin, Ternyata Mau Daftar Tak Punya Ponsel

Perjuangan Kakek Safar untuk mendapatan vaksin Covid-19 sunguh luar biasa. Kisahnya viral dan disebut netizen sangat mengharukan

Editor: muslimah
TikTok/@@dr.helmiyadi_spot
Viral kisah mengharukan dari seorang kakek yang rela bersepeda sejauh 15 km demi mengikuti vaksin di Makassar. 

Menurut pemilik akun Instagram @dr.helmiyadi_hk, vaksinasi massal diutamakan bagi mereka yang telah mendaftar secara online.

Sementara bagi pendaftar offline, baru bisa di vaksinasi setelah ada sisa dari peserta yang tidak layak vaksin atau tidak jadi datang.

dr Helmi yang merupakan anggota Satgas Covid-19 IDI Makassar pun berkeliling untuk mendokumentasikan vaksinasi massal ini.

Kemudian, saat berkeliling di Mall Nipah, ia penasaran dengan seorang kakek yang hanya berdiri mematung di antara peserta vaksin.

"Saya biasa buat konten, keliling ambil-ambil gambar, setelah keliling ke tiga tempat, terakhir ke Hotel Nipah."

"Lalu saya memperhatikan seorang Bapak, dia sendiri saja, berdiri diam dan nggak ngapa-ngapain."

"Yang lainnya berdesak-desakan minta segera vaksin, sementara Bapak itu diam saja," kata dr Helmi saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (29/7/2021).

Setelah didekati, rupanya Kakek tersebut hendak vaksin, tapi tidak tahu cara mendaftar online lantaran tidak memiliki handphone.

Akhirnya, dr Helmi pun membantu kakek tersebut untuk bisa mendapatkan vaksin secara offline.

G
Viral kisah mengharukan dari seorang kakek yang rela bersepeda sejauh 15 km demi mengikuti vaksin, ini cerita lengkapnya.

"Terus saya dekati, dia bilang mau vaksin, tapi nggak punya HP dan tidak tahu cara daftar online."

"Lalu kita kordinasi dengan panitia dan akhirnya bisa dilayani dengan baik," ungkap pemilik channel Youtube dr. Helmiyadi SpOT ini.

Rupanya, kakek berusia 64 tahun bernama Safar itu sudah menunggu sejak pagi untuk mendapat vaksin.

Bahkan,  ia rela datang ke tempat vaksinasi dengan mengayuh sepeda pinjaman dari temannya, sejauh 15 kilometer.

dr Helmi menceritakan, kakek Safar bekerja di sebuah tempat pencucian mobil di pinggiran Kota Makassar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved