Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

FOTO-FOTO KRI dr Soeharso 990 Bawa Misi Pengisian Oksigen Gratis di Tanjung Emas Semarang

Kapal bantu rumah sakit KRI dr Soeharso 990 merapat ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (28/7). Kapal di bawah jajaran Satuan Kapal Bantu Koarma

Tayang:
(Tribun Jateng/Hermawan Handaka)
Kapal perang KRI dr. Soeharso - 990 dari Surabaya di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Rabu (28/7/21). kapal perang ini melayani pengisian oksigen gratis. Pengisian tabung oksigen untuk persediaan Rumah Sakit di Semarang akan di mulai sekitar pukul 13.00 WIB dibantu Dinas Kesehatan Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kapal bantu rumah sakit KRI dr Soeharso 990 merapat ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (28/7).

Kapal di bawah jajaran Satuan Kapal Bantu Koarmada II berlabuh di demarga Samudera 02 pukul 07.30.

Kapal membawa misi pengisian oksigen gratis untuk masyarakat yang membutuhkan.

KRI Soeharso-990 memiliki generator oksigen dengan kemapuan produksi puluhan tabung ukuran 6 ribu liter per 24 jam.

Semarang raya diprioritaskan mendapat bantuan pengisian oksigen dari KRI dr Soeharso milik TNI Angkatan Laut (AL) itu.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, oksigen genator di KRI dr Soeharso awalnya digunakan mencukupi kebutuhan kapal.

Sejumlah anggota TNI AL dan TNI AD sedang mempersiapkan pengisian oksigen dengan menggunakan kapal KRI dr. Soeharso - 990 dari Surabaya di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Rabu (28/7/21). Pengisian tabung oksigen untuk persediaan Rumah Sakit di Semarang akan di mulai sekitar pukul 13.00 WIB dibantu Dinas Kesehatan Kota Semarang.
Sejumlah anggota TNI AL dan TNI AD sedang mempersiapkan pengisian oksigen dengan menggunakan kapal KRI dr. Soeharso - 990 dari Surabaya di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Rabu (28/7/21). Pengisian tabung oksigen untuk persediaan Rumah Sakit di Semarang akan di mulai sekitar pukul 13.00 WIB dibantu Dinas Kesehatan Kota Semarang. ((Tribun Jateng/Hermawan Handaka))

"Namun karena kapalnya tidak sedang menjalankan fungsi itu (suplai oksigen, red), sekarang fungsinya diberikan kepada masyarakat," ujar dia saat meninjau KRI dr Soeharso di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Menurutnya, pengisian tabung oksigen di KRI dr Soeharso diprioritaskan untuk Semarang Raya.

TNI Angkatan Laut (AL) melakukan bongkar muat okisgen bantuan dari Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah.
TNI Angkatan Laut (AL) melakukan bongkar muat okisgen bantuan dari Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah. (TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA)

Menurutnya, bila suplai oksigen untuk Semarang Raya terpenuhi, pemerintah memprioritaskan wilayah lain.

Menurut Ganjar, langkah tersebut paling tepat dan strategis.

TNI Angkatan Laut (AL) datangkan kapal bantu Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah.  Kapal Bantu Rumah Sakit di bawah Jajaran Satuan Kapal Bantu Koarmada II yang memiliki generator oksigen dengan kemampuan memproduksi oksigen untuk tabung oksigen ukuran 6000 liter sebanyak 25 tabung per 24 jam. Sedangkan yang ukuran 1500 liter bisa memproduksi 65 tabung per 24 jam guna membantu masyarakat yang membutuhkan oksigen di Semarang sekaligus membantu pemerintah pusat dan daerah untuk segera menyelesaikan pandemi Covid-19.
TNI Angkatan Laut (AL) datangkan kapal bantu Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah. Kapal Bantu Rumah Sakit di bawah Jajaran Satuan Kapal Bantu Koarmada II yang memiliki generator oksigen dengan kemampuan memproduksi oksigen untuk tabung oksigen ukuran 6000 liter sebanyak 25 tabung per 24 jam. Sedangkan yang ukuran 1500 liter bisa memproduksi 65 tabung per 24 jam guna membantu masyarakat yang membutuhkan oksigen di Semarang sekaligus membantu pemerintah pusat dan daerah untuk segera menyelesaikan pandemi Covid-19. (TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA)

Di sisi lain, Ganjar mengatakan bila kebutuhan oksigen di Jateng minus 30 persen.

Oleh sebab itu untuk memenuhi kebutuhan oksigen pihaknya mencari cara lain dan subtitusinya.

"Beberapa rumah sakit kami minta untuk membuat oksigen concentrator, mirip dengan yang ada di kapal ini," lanjut Ganjar.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan oksigen, pihaknya sedang mencari sumber dari luar jawa.

Awak KRI dr. Soeharso dari TNI AL membongkar muat oksigen kemasan tabung di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Rabu (28/7/2021).
Awak KRI dr. Soeharso dari TNI AL membongkar muat oksigen kemasan tabung di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Rabu (28/7/2021). (TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA)

Menurutnya, Jateng telah mendapat sumber oksigen dari Palembang, Kendari, dan terakhir Jawa Timur.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved