Breaking News:

Universitas Islam Sultan Agung

Lulus Sangat Memuaskan, Dosen Kedokteran Unissula Semarang Ini Dapat Banyak Pujian

Dosen Pendidikan Dokter Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), dr Suryani Yuliyanti MKes mengikuti ujian terbuka promosi Doktor.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Dosen Pendidikan Dokter Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), dr Suryani Yuliyanti MKes 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dosen Pendidikan Dokter Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, dr Suryani Yuliyanti MKes mengikuti ujian terbuka promosi Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gajah Mada (UGM), Kamis (29/7/2021).

Prof dr Laksono Trisnantoro MSc PhD memberikan pandangan awalnya terkait topik penelitian dr Suryani yang berjudul implementasi praktik kolaborasi interprofesi pada pelayanan rujukan maternal di rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang dan Jejaring Rujukannya: Participatory Action research pada ibu hamil dengan kelainan jantung sebagai sesuatu yang baru.

“Judul yang sangat menarik dan juga sangat penting untuk saat ini. Di mana bangsa kita masih berjuang untuk mengurangi kematian ibu hamil yang mana kelainan jantung semakin lama semakin bertambah,” jelasnya.

Dari pertanyaan yang diajukan tim penguji Prof Dr dr Dwiana Ocviyanti Sp OG(K) MPH dari FK KMK UGM Yogyakarta, Prof Dr dr Lucia Kris Dinarti Sp PD Sp JP(K), Dr Dra Retna Siwi Padmawati MA, Prof dr Gandes Retno Rahayu M Med Ed PhD, Prof dr Mohammad Hakimi Sp OG(K) PhD, Prof dr Adi Utarini MSc MPH PhD dan Prof dr Laksono Trisnantoro MSc PhD, promovenda dapat memberikan jawaban dengan baik sehingga mendapatkan predikat sangat memuaskan.

“Setelah Tim Penguji mempertimbangkan hasil ujian promovenda, dengan ini dinyatakan lulus, dengan predikat sangat memuaskan, dengan IPK sangat tinggi, yaitu 3.917,” ungkap Prof dr Ova Emilia Sp OG(K) M Med Ed PhD selaku ketua dewan penguji disertasi dari FK KMK UGM.

Setelah secara resmi mendapatkan gelar doktor, Prof dr Laksono Trisnantoro MSc PhD selaku promotor berpesan kepada dr Suryani bahwa gelar doktor merupakan terminal keberangkatan baru.

“Gelar doktor ini bukan terminal pemberhentian, namun ini merupakan terminal keberangkatan baru untuk menuju sesuatu yang baru,” jelasnya.

Sebelum sidang ditutup, dewan penguji mengumumkan Dr Suryani merupakan lulusan ke 5.246 yang lulus di UGM. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved