Berita Karanganyar
BOR Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Rujukan Daerah Karanganyar Mengalami Penurunan
BOR (bed occupancy rate) isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Karanganyar mengalami penurunan setelah sempat mengalami peningkatan pada pekan lalu.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - BOR (bed occupancy rate) isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Karanganyar mengalami penurunan setelah sempat mengalami peningkatan pada pekan lalu.
Kabid Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Dwi Rusharyati menyampaikan, BOR isolasi pasien Covid-19 di delapan rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Karanganyar sempat mencapai 80 persen pada pekan lalu.
Dari delapan rumah sakit itu RSUD Karanganyar dan PKU Muhammadiyah Karanganyar paling tinggi tingkat keterisian tempat tidur isolasi pasien Covid-19.
Rata-rata tingkat keterisiannya mencapai 90 persen hingga 100 persen.
Akan tetapi beberapa hari terkahir, tingkat keterisian tempat tidur isolasi pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan wilayah Kabupaten Karanganyar mengalami penurunan.
"Alhamdulillah tiga hari ini mengalami penurunan. Jumat kemarin itu 67 persen. Semoga trennya menurun terus," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (31/7/2021).
Dari total TT isolasi pasien Covid-19 sejumlah 318 TT di delapan rumah sakit rujukan di Kabupaten Karanganyar, masih menyisakan 106 TT.
Dia menuturkan, adanya penambahan kasus Covid-19 mayoritas statusnya orang tanpa gejala (OTG) dan mereka kebanyakan menjalani isolasi mandiri.
"Penambahan kasus (Covid-19) kebanyakan orang tanpa gejala jadi isolasi mandiri," ucapnya.
Berdasarkan data yang dihimpun dari DKK Karanganyar, tercatat ada 1.340 kasus aktif positif Covid-19 hingga Jumat (30/7/2021). Dari jumlah tersebut, 319 orang menjalani rawat inap dan sisanya 1.021 menjalani isolasi mandiri. (Ais)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kabid-yankes-dinas-kesehatan-kabupaten-dkk-karanganyar-dwi-rusharyati.jpg)