Berita Sragen
Kisah Sukses Melisa Putri Pengusaha Beras Sragen Tembus Pasar Ekspor Arab Saudi
Sudah 31 tahun pengusaha penggilingan padi atau Rice Milling Unit (RMU) asal Sragen, Melisa Putri menjalankan bisnisnya.
"Kalau panenan di Sragen habis, kita ambil ke wilayah Soloraya, Karanganyar, dan sebagainya," kata Melisa.
Melisa berniat akan terus mengembangkan ekspornya, meski kini dunia masih menghadapi pandemi covid-19.
"Target ekspor selanjutnya ke Brunei Darussalam, saat ini sudah ada permintaan," pungkasnya.
Kunjungan Mentan di Sragen
Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo berkunjung ke Sragen, Jumat (30/7/2021).
Kedatangan Menteri Syahrul untuk meninjau Usaha Penggilingan Padi (RMU) di Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen.
RMU tersebut, diketahui telah berhasil melakukan ekspor beras ke Arab Saudi.
Untuk itu, dalam kesempatan tersebut, Syahrul Yasin Limpo akan memfasilitasi akses pasar untuk petani di Kabupaten Sragen.
"Kita akan fasilitasi semua kebutuhan ekspor, tidak hanya pengusaha besar, namun siapa saja, dengan syarat fasilitas yang mendukung, pasti kita bantu," ujarnya kepada TribunSolo.com, Jumat (30/7/2021).
Sebelumnya, diketahui Kabupaten Sragen masuk 10 besar daerah penunjang pangan di Indonesia.
Terpisah, anggota DPR RI, Luluk Nur Hamidah mengatakan petani dan pemilik usaha pertanian dapat mengajukan ekspor ke pemda setempat atau DPR.
Luluk juga akan mendorong pemerintah, agar serapan KUR bisa sampai ke petani di Kabupaten Sragen.
"Petani yang ada di Sragen bisa mendapat permodalan, KUR, serapan KUR bisa ditambahkan di Sragen, sosialisasi juga harus kencang," kata Luluk.
Selain itu, pemerintah juga akan menanggung biaya ekspor.
"Termasuk kedepan, bisa menambah RMU di Kabupaten Sragen.