Breaking News:

Berita Semarang

3 Debt Collector Ambil Paksa Mobil Rush Milik Wahyu Semarang, Kini Tak Tahu Keberadaan Mobilnya

Perusahaan leasing di Kota Semarang dilaporkan ke Polrestabes Semarang karena mengambil paksa mobil nasabahnya karena telat bayar angsuran.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: galih permadi

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Perusahaan leasing di Kota Semarang dilaporkan ke Polrestabes Semarang karena mengambil paksa mobil nasabahnya karena telat bayar angsuran.

Hal ini terjadi oleh Wahyu Librani yang mobil Rush B2654UFN diambil paksa debt collector di seputaran Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Penasehat hukum Wahyu, Deo Hermansyah mengatakan kejadian bermula ketika mobil milik kliennya tersebut dipinjam oleh stafnya yang bernama Jonathan Chandra Pradipta (27) warga Kelurahan Batursari, Kecamatan Mranggen, pada Rabu (14/7/2021).

Mobil itu dipinjam staf kliennya untuk mengantar teman wanitanya daerah Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Gunungpati.

"Namun saat  perjalanan di seputaran Kalipancur, tiba-tiba ada tiga orang yang mengaku Debt collector dari leasing memberhentikan perjalanan," ujarnya, Selasa (3/8/2021). 

Menurutnya, staf dari kliennya dipaksa ikut ke kantor leasing tersebut.

Namun rupanya staff dari kliennya menolak dengan alasan bukan mobilnya.

"Staf klien saya sudah ngomong silahkan hubungi pemiliknya," ujar dia.

Namun, rupanya staf dari kliennya mendapat ancaman dari debt collector tersebut.

Hal ini membuat staff dari kliennya ketakutan dan menuruti kemauan debt collector untuk mengikuti ke kantor leasing.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved