Fokus
Fokus : Koy-ikoyan Bukan Prank
BEBERAPA waktu terakhir, dunia media sosial banjir dengan tren berbagi kepada kaum yang membutuhkan. Caranya pun bermacam-macam
Penulis: muslimah | Editor: Catur waskito Edy
Tidak perlu dalam jumlah yang besar tapi semampunya, asalkan semua itu nyata. Jangan sampai seperti kasus prank sumbangan Rp 2 triliun untuk warga Sumatera Selatan dari Akidi Tio yang kasusnya saat ini masih bergulir.
Bahkan jika kita tidak mempunyai harta, sumbangan bisa berupa senyum yang membuat dunia menjadi lebih ceria. Atau menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan mengikuti vaksinasi agar pandemi Covid-19 di Indonesia segera berakhir.
Senin (2/8/2021) kemarin, kita sebagai bangsa Indonesia juga sangat berterima kasih kepada ganda putri terbaik Greysia Polii dan Apriyani Rahayu yang meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 di cabang bulutangkis. Prestasi Grey-Ap menjadi pelipur lara di tengah kelabu karena pandemi.
Saat Grey dan Apriyani menjerit dan menangis haru karena kemenanganan, dan saat lagu Indonesia Raya berkumandang, saat itu pula seluruh masyarakat Indonesia juga merasakan kebahagiaan.
Greysia dan Apriani, dengan cara mereka, sudah memberikan yang terbaik, Ikoy-ikoyan, kado ulang tahun kemerdekaan untuk Bangsa Indonesia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/muslimah-jpg.jpg)