Liga Italia
Mkhitaryan Sesumbar AS Roma Bisa Scudetto Musim Ini Karena Ada Mourinho
Salah satu pemain AS Roma sesumbar tim asal Ibu Kota Italia itu akan meraih Scudetto di musim ini.
Namun, Mkhitaryan kemudian dijual ke Arsenal dalam kesepakatan pertukaran yang melibatkan Alexis Sanchez.
Mkhitaryan juga mengalami awal yang sulit untuk kariernya di United, hanya sekali menjadi starter di Liga Premier dalam tiga setengah bulan pertamanya di Inggris.
Tapi kini Mkhi dan Mourinho telah menyelesaikan perbedaan mereka. Pemain berusia 32 tahun itu pun siap untuk menempatkan dirinya pada pelatih baru Giallorossi.
Henrikh Mkhitaryan menegaskan bahwa hubungannya dengan Jose Mourinho di Manchester United tidak relevan sekarang saat mereka bersatu kembali di Roma.
Mkhi menandatangani perpanjangan satu tahun dengan Roma setelah klub menunjuk Mourinho sebagai manajer.
“Apa yang terjadi di Manchester tetap di Manchester. Kami berbicara sebagai orang dewasa, kami berdua ingin pergi dengan cara yang sama, kami berdua ingin memenangkan sesuatu untuk Roma. Satu-satunya hal yang penting adalah tahun ini,” kata Mkhitaryan kepada Corriere dello Sport.
“Dia adalah orang yang sama, tetapi dengan keinginan yang lebih besar untuk menang daripada saat itu (di United). Pelatih seperti dia tidak pernah menyerah, dia selalu ingin menang. Ini karakteristik bawaan, tidak dapat diperoleh dari waktu ke waktu. Mourinho spesial untuk alasan ini," kata Mkhi.
Terkait dengan kondisi tim Roma, Henrikh Mkhitaryan mengatakan bahwa ada sedikit soal yang akan diselesaikan oleh Mourinho terkait dengan posisi kapten.
Ini terkait dengan dualisme Edin Dzeko dan Lorenzo Pellegrini.
Menjelang akhir musim 2020/2021, Dzeko bentrok dengan pelatih Paulo Fonseca yang kemudian digantikan Mourinho.
Baca juga: Selangkah Lagi AS Roma Bajak Penerus Piatek di Genoa
Baca juga: Bomber PSG Tertarik Proyek Mourinho di AS Roma, Inter Milan Punya Cara Gagalkan Kerja Sama Mereka
Baca juga: Jose Mourinho Marahi Pemain Muda AS Roma: Bangunlah, Sialan!
Fonseca melepas ban kapten dari Dzeko sejak Januari 2020.
Mou sepertinya juga condong kepada Lorenzo Pellegrini sebagai kapten. musim ini di bawah Jose Mourinho, setelah Dzeko dicopot dari perannya pada Januari menyusul perselisihan dengan Fonseca.
“Itu adalah situasi yang buruk bagi kami semua dan tidak ada yang menginginkan perpecahan seperti itu berkembang,” kata Mkhitaryan kepada Corriere dello Sport.
“Hal positifnya adalah kami terus bekerja dan bermain bersama untuk tim. Kami menemukan kesepakatan dan mencapai akhir musim, ketika Edin membantu kami. Dzeko kapten kami. Ia punya pengalaman, karisma, dan cara semua orang mencintainya. Ban lengan tidak masalah,” kata Mkhi. (*)
Artikel ini telah tayang di Warta Kota dengan judul Henrikh Mkhitaryan Koar-koar Merebut Scudetto 2021/2022 Setelah Kompak Lagi dengan Jose Mourinho