Berita Banjarnegara
PVMBG Rilis Aktivitas Kawah Siglagah Dieng: Semburan Lumpur dan Dentuman
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sempat merilis aktivitas kawah Siglagah Dieng.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: Daniel Ari Purnomo
"Itu lokasinya dekat dengan pemukiman warga, " katanya.
Berita mengenai aktivitas semburan lumpur disertai suara dentuman boleh saja terkesan mengerikan.
Tetapi bagi warga sekitar, aktivitas vulkanik semacam itu menjadi hal wajar.
Karenanya, mereka menyikapi kejadian semburan lumpur disertai suara dentuman Kawah Siglagah biasa saja.
Meski tidak seaktif Kawah Sileri yang kerap meletus, bukan berarti Kawah Siglagah tidak mengancam.
Dalam catatan sejarah yang terekam di Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, Kawah Siglagah pernah meletus atau kejadian pembentukan kawah pada tahun 1895.
Tetapi tidak tercatat ada korban jiwa akibat kejadian itu.
"Tidak ada korban jiwa, " kata Aziz, petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dieng.
Dalam catatan sejarah, letusan kawah paling banyak memakan korban jiwa adalah erupsi Kawah Sileri dan kawah Timbang.
Pada tahun 1944 misalnya, Kawah Sileri pernah meletus hingga menewaskan 117 orang.
Kemudian di tahun 1964, kawah itu kembali meletus hingga menewaskan 114 penduduk.
Tak kalah mengerikan adalah kejadian erupsi Kawah Sinila dan kawah Timbang pada 1979.
Semburan lumpur panas dan gas beracun dari kawah itu sampai menewaskan 149 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kawah-siglagah-dieng-semburan-lumpur.jpg)