Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kriminal

Detik-detik Pelaku Penganiayaan Tewas Ditembak Polisi dari Jarak 1 Meter

Tim Gabungan Polres Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), melumpuhkan seorang pria berinisial SB alias TL (45) dengan tembakan, Selasa (3/8/2021).

Tayang:
Editor: rival al manaf
net/Tribunnews
Ilustrasi penganiayaan pada pria 

TRIBUNJATENG.COM, NTT - Seorang pelaku penganiayaan tewas setelah menerima tembakan polisi.

Meski sempat dibawa ke Puskesmas, pria berinisial SB (45) itu akhirnya meninggal dunia setelah ditembak dari jarak 1 meter.

Ia merupakan pelaku penganiayaan terhadap 4 orang sekaligus.

Korbanya berinisial IPB (50), OB (40), PI (60), dan JS (1).

Baca juga: Suami Istri Korban Penganiayaan Satpol PP Dilaporkan Balik Gara-gara Bohong Soal Kehamilan

Baca juga: Pasien Covid-19 Kabur dari Rumah Sakit, Ditemukan Meninggal di Kolam Ikan

Baca juga: Melihat Pelaku Penganiayaan, Perawat yang Jadi Korban Langsung Cabut Laporan, Terungkap Penyebabnya

Baca juga: Respons Bahar Bin Smith Seusai Divonis 3 Bulan Penjara Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online

Peristiwa penganiayaan terjadi di Dusun Paboting, Desa Laihau, Kecamatan Lewa Tidahu, Kabupaten Sumba Timur, NTT, Jumat (30/7/2021).

Korban IPB dinyatakan meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Sementara OB mndapatkan luka tusukan di perut bagian kiri dan tangan kiri.

Kemudian, korban PI mengalami luka tusukan di perut bagian kiri dan JS memiliki luka di kaki kanan.

Setelah melakukan tindakan penganiayaan itu, SB langsung melarikan diri.

Kronologi penangkapan

Kapolres Sumba Timur AKBP Handrio Wicaksono mengatakan, pihaknya menangkap SB berdasarkan laporan polisi bernomor LP/38/VII/RES 1.7/2021/SPKT/SEKTOR LEWA/RES ST/POLDA NTT tanggal 30 Juli 2021.

Selama ini, tim Gabungan Polres Sumba Timur melakukan pengejaran terhadap SB.

Polisi mendapatkan informasi bahwa warga melihat SB berada di wilayah Bukit Watu Kapila, Desa Kambuhapang, Kecamatan Lewa, Sumba Timur, NTT pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 Wita.

Setelah itu, petugas kepolisian yang dibantu oleh warga melakukan pengepungan terhadap SB di bukit tersebut. 

Hal itu dilakukan untuk mengisolasi wilayah tersebut agar pelaku tidak menjauh dan lolos dari kejaran petugas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved