Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Pasien Covid-19 Kabur dari Rumah Sakit, Ditemukan Meninggal di Kolam Ikan

Seorang pasien covid-19 ditemukan meninggal di kolam ikan yang ada di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (3/8/2021). Pasien covid-1

Tayang:
Editor: m nur huda
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, BANTUL - Seorang pasien covid-19 ditemukan meninggal di kolam ikan yang ada di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (3/8/2021).

Pasien covid-19 tersebut sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bambanglipuro, Bantul.

Diduga pasien berinisial AR (41) asal Wukirsari, Imogiri itu terjatuh saat berusaha kabur dari perawatan.

Direktur RSLKC Bantul, dr Tarsisius Glory mengungkapkan, pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19 pada 30 Juli 2021 kemarin dan semula dirawat di selter kabupaten di Niten pada 31 Juli, karena mengalami gejala sesak napas. Ia kemudian dirujuk ke RSLKC pada 1 Agustus.

"Kita lakukan perawatan, dan kejadian (pasien kabur) terjadi pada tanggal 3 Agustus, hari Selasa," ujarnya.

Baca juga: Pembunuhan Perawat Pasien Covid-19 di Banjarbaru: Jasad Ditemukan di Kamar Mandi dengan Luka Tusuk

Baca juga: Pantau Terus Saturasi Oksigen! Pesan Menkes untuk Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri di Rumah

Baca juga: Cerita Pasien Covid-19 Anak dari Rumdin Wali Kota Semarang: Ditinggal Mati Ibu dan Diusir Warga

Baca juga: Pasien Covid-19 yang Viral karena Disiksa Warga Telah Meninggal di Rumah sakit

Pada Selasa dini hari, Glory mendapat laporan dari dokter jaga RSLKC bahwa AR tidak lagi berada di ruang perawatan dan tak diketahui keberadaannya.

Pagi harinya, Glory mendapat kabar penemuan mayat di kolam warga di samping rumah sakit darurat tersebut.

Ia kemudian meminta bantuan polisi guna proses evakuasi dan identifikasi.

"Tim kami terjunkan ke sana, mengecek lokasi dan dipastikan itu pasien yang kami rawat, yang sejak semalam pukul 02.30 tidak ditemukan di bed," ucapnya.

Rekaman CCTV menunjukkan aksi AR meninggalkan ruangan perawatannya di lantai bawah.

Ia sempat mencari lubang hepa filter yang diduga akan digunakan untuk kabur.

Setelah itu, pasien menuju ke lantai dua dan masuk ke kamar mandi perempuan.

Ruangan itu tidak terpantau CCTV dan AR diduga kabur melalui jendela ruang konsultasi.

"Jarak antara kolam dengan tembok mepet. Mungkin karena tidak hati-hati menyebabkan dia terpeleset dan jatuh ke dalam kolam," ujarnya.

Terlebih, kondisi pasien belum sepenuhnya sembuh dan kondisi tubuhnya masih lemah.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved